News Room, Senin ( 25/05 ) Gelar sosialisasi dan musyawarah masyarakat desa siaga, belangsung pagi tadi (25/05) di Desa Totosan Kecamatan Batang-batang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekcam Batang-batang, Kepala Desa, petugas kesehatan, dan masyarakat Desa Totosan. Dalam sambutannya, Sekcam Batang-batang, Purwo Edi Prawito, SSPP, mengatakan, keggiatan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat tersebut sangat penting untuk masyarakat. Untuk itu, ia berharap agar masyarakat Desa Totosan bisa memanfaatkan moment tersebut untuk menambah pengetahuan tentang kesehatan. “Terkait pelaksanaan Desa Siaga, masyarakat harus memahami isi materi musyawarah dan sosialisasi yang diberikan oleh pemateri. Selain itu, berpartisipasi aktiflah untuk memuwujudkan masyarakat sehat, yang terbebas dari berbagai jenis penyakit. Minimal di Desa Totosan sendiri,†kata Purwo Edi. Sementara itu, Kepala Desa Totosan, Nur Faidah, mengatakan, dengan adanya program Desa Siaga, akan sangat bermanfaat untuk masyarakat di Desa yang dipimpinnya. “Dengan program ini, dan kesiapan masyarakat Desa Totosan, kami akan bisa mengantisipasi datangnya penyakit. Sebab, Desa kami masuk urutan keempat, dalam hal penyakit Tubercoluses (TB) terbanyak di Kabupaten Sumenep,†jelas Nur Faidah. Untuk itu, diimbaunya pula kepada seluruh masyarakat Desa Totosan, jika ada masyarakat yang terindikasi penyakit apapun terutama TB, diharapkan untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang. Sedangkan Bidan Puji, selaku petugas kesehatan Desa Totosan, mengatakan, hal lain yang juga penting untuk diperhatikan adalah masalah kesehatan itu dan bayi, masalah ibu hamil dan ibu melahirkan. Kegiatan sosialisasi tersebut, seluruh didanai oleh Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Timur, dengan dana sebesar Rp. 1,6 juta, yang peruntukannya antara lain untuk keperluan survey, musyawarah masyarakat desa, dan pelatihan kader Desa Siaga. ( JuP-18, Adjie )