Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-01-2019
  • 563 Kali

Masih Berkutat Di Infrastruktur Daripada Ekonomi Masyarakat

Media Center, Senin ( 14/01 ) Pemanfaatan program pemerintah melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dengan anggaran yang cukup besar dikucurkan ke tiap Desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat, ternyata tingkat keberhasilannya masih belum tampak.

Hal ini diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, H. Ach. Masuni, SE, MM.

Menurutnya, tingkat keberhasilan program DD dan ADD sebenarnya untuk peningkatan ekonomi masyarakat Desa, namun sepertinya justru masih banyak berkutat di bidang infrastruktur.

“Keberhasilan dari program ini sebenarnya untuk pembangunan sektor ekonomi, namun ternyata masih banyak berkutat di bidang pembangunan infrastruktur,” ungkap H. Masuni kepada wartawan, Senin (14/01/2019).

Meskipun diakui mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini, jika sampai saat ini, belum ada tim yang melakukan penilaian, sehingga korelasi keberhasilan program DD dan ADD untuk peningkatan ekonomi di Desa belum diketahui secara pasti, karena masih belum ada rumusan bagaimana pengaruh DD pada kemiskinan masih belum ada.

Menurutnya, nantinya perlu ada tim perumus yang menghitung efek DD, bagaimana dampaknya pada perekonomian masyarakat, sebab, variabel dari Dana Desa itu salah satunya kemiskinan yang menjadi indikator penentu besar kecilnya Dana Desa di masing-masing Desa.

Salah satu tolok ukurnya untuk mengukur tingkat perekonomian Desa apakah lebih baik, bisa jadi dengan mengurangi tingkat urbanisasi dari Desa ke Kota. Sementara jika masih banyak orang Desa ke Kota bisa jadi belum berhasil.

“Karena itu, melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) nantinya diharapkan bisa menjadi pelopor pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa,” tandasnya. ( Ren, Esha )