Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-01-2012
  • 605 Kali

Masih 30 Persen Warga Sumenep Belum Miliki KTP

News Room, Rabu ( 25/01 ) Masyarakat Kabupaten Sumenep, pada bulan Januari 2012 ini, terdeteksi masih ada yang tidak mengantongi kartu tanda penduduk (KTP). Padahal, KTP merupakan salah satu identitas sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Sesuai data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep, dari 900 ribuan warga wajib KTP, ternyata 30 persen diketahui tak ber-KTP. Kepala Dispendukcapil Sumenep, Adnan menjelaskan, sejak awal bulan Januari 2012, pihaknya telah turun langsung kebawah guna mengecek identitas warga sekabupaten Sumenep. “Hasil sementara, ternyata ada sekitar 30 persen dari 900 ribuan warga tidak memiliki dokumen, atau KTP. Ini yang harus kami lakukan pencatatan sehingga mereka dapat memiliki dokumen sesuai peraturan yang berlaku,”kata Adnan, SH di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Sumenep, Rabu (25/01). 30 persen penduduk kabupaten Sumenep yang tidak memiliki dokumen, kata Adnan, sebagian besar karena dokumen atau KTP mereka sudah kadaluarsa atau masa aktifnya sudah mati. “Rata-rata warga merasa KTP-nya masih berlaku. Tapi, ketika dicek sudah habis masa aktifnya. Oleh karena itu, kami akan intensifkan menerjunkan petugas kelapangan, selain cek KTP juga memberikan sosialisasi bagi warga supaya mengurus KTP,”terangnya. Adnan memperkirakan jumlah warga tak ber KTP tersebut akan bertambah, karena pihaknya masih sering melakukan operasi KTP ditempat-tempat keramaian seperti pasar dan pelabuhan. “Tidak menutup kemungkinan jumlah warga asli sumenep yang tidak memilki KTP itu bertambah. Sekarang saja masyarakat tak ber KTP mencapai sekitar 270 ribua,”ungkapnya. Untuk itu, Adnan berharap, masyarakat Sumenep bisa sadar administrasi termasuk memiliki KTP. Sebab, setiap warga memang wajib mengantongi KTP, apalagi saat bepergian, sebagai kartu identitas diri. “Tolonglah bagi warga yang belum memiliki KTP atau sudah mati, agar secepatnya membuat kembali. KTP ini penting untuk identitas seorang warga Indonesia,”pungkasnya. ( Nita, Esha )