News Room, Kamis ( 21/02 ) Gara-gara marah diduakan (menikah lagi), seorang isteri berinisial MRS (33), warga Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, nekat memotong alat kemaluan suaminya, berinisial HR (33). Kejadian itu kontan membuat warga setempat geger, dan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep oleh keluarganya. Informasi di lapangan, peristiwa tragis itu terjadi pada hari Kamis (21/2) pukul 4 pagi. HR tengah tidur di kursi panjang di ruang tamu. Tiba-tiba isterinya datang membawa pisau dan memotong alat vital milik suaminya. Kanit Reskrim Polsek Saronggi, Aiptu Joko Lelono mengungkapkan, tindakan nekat isteri korban diduga dipicu kabar korban selingkuh dengan wanita lain. "Korban langsung dilarikan ke RSUD Sumenep untuk mendapat perawatan medis,"katanya. Joko menerangkan, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan. "Sejumlah saksi sudah kami periksa terkait kasus tersebut. Saat ini kasusnya ditangani Polres,"terangnya. Sementara Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Fitril Akbar, M.Kes menjelaskan, sekarang korban menjalani perawatan diruang steril rumah sakit. "Korban bisa diselamatkan dan kondisinya mulai membaik. Tapi, untuk alat kemaluannya tidak bisa disambung kembali,"ujar dr. H. Fitril, Kamis (21/02). Tim dokter berhasil menghentikan pendarahan pada alat vital korban. "Luka pada alat kelamin korban sudah dijahit, dan perdarahan bisa diatasi. Tim dokter sekaligus membenahi saluran untuk buang air kecil. Diagnosanya, penis korban mengalami trauma amputasi, karena benda tajam,"ungkapnya. Fitril memaparkan, pihaknya tidak bisa melakukan penyambungan alat vital korban, karena saat dibawa ke rumah sakit, potongan alat vital korban tidak ditemukan. "Sebenarnya bisa disambung, asalkan tidak lebih dari 6 jam, dan jaringan yang terpotong itu harus hidup atau berada di es. Saat ini alat vital korban hanya tersisa sekitar 2 cm. Untuk buang air kecil tidak ada masalah, namun untuk fungsi reproduksi yang akan mengalami gangguan,"pungkasnya. (Nita,Esha)