Sumenep Kominfo News Room : Ratusan Mahasiswa Poltikes Wiraraja Sumenep melakukan Aksi Unjuk Rasa di halaman Kampus, Rabu pagi (14/11). Pemicu Aksi mahasiswa tersebut akibat rasa kecewa kepada penanggung jawab Poltikes Wiraraja yang tidak transparan dengan ijin peyelenggaraan perkuliahan. Juru Bicara Mahasiwa, Sahrul mengatakan, meski Polintikes telah melakukan aktivitas perkuliahan terkait status keabsahannya masih meragukan. Sebab selama ini ijin Poltikes Wiraraja hanya sebatas wacana yang tidak ada bukti nyata. Mahasiswa menuntut, agar pihak kampus menunjukkan bukti hitam di atas putih dari BPSM, Dikti dan Kopertis, bahwa Kampus Polintikes ini benar-benar telah berijin, sehigga tidak mengkhawatirkan mahasiswa dan orang tua. Sahrul menyatakan, jika pihak Kampus tidak bisa menunjukkan bukti, maka sekitar 300 mahasiswa akan mogok kuliah, mengingat hingga detik ini pihak kampus untuk meyakinkan keabsahan perkuliahan hanya berdasarkan Surat Rekomendasi dari BPSM saja, bahkan mahasiswa akan membawa masalah ini ke Komisi D DPRD Sumenep dan pihak Kepolosian. Sementara itu koordinator Poltikes Cabang Poltikes Majapahit Mojokerto, Ach. Novel menegaskan, secara hukum penyeleggaraan perkuliahaan Poltikes di Unija legal, sebab Perkuliahan di Unija merupakan Cabang atau Kampus ke dua dari Poltikes Majapahit Mojokerto, dan mahasiswanya bukan mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, melainkan mahasiswa Poltikes Majapahit Mojokerto. Ketika menyoal ancaman mahasiswa yang akan melaporkan ke Kepolisian, Ahmad Nofel menuturkan, pihaknya tidak keberatan mahaiswa melaporkannya masalah tersebut ke Kepolisian untuk bisa membuktikan mana legalitas penyelenggraan perkuliaha Poltikes di Unija. ( Yasik, Soek )