Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-10-2008
  • 602 Kali

Lurah Dan Kades Ujung Tombak Kebersihan Lingkungan

News Room, Senin ( 27/10 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan berbagai terobosan dalam usaha mempertahankan Adipura yang telah diraih sebagai supremasi tertinggi di bidang kebersihan. Kali ini Tim Adipura mengumpulkan seluruh Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Kota Sumenep pada Senin, (27/10) pagi di Ruang Adirasa Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep. Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM ketika memimpin rapat tersebut mengatakan, bahwa tujuan pertemuan ini untuk menyamakan persepsi dalam usaha pemeliharan kebersihan di tingkat Desa dan Kelurahan, sebab Lurah dan Kepala Desa sebagai ujung tombaknya. Lurah dan Kepala Desa harus mampu memberikan penyadaran kepada seluruh lapisan masyarakat, agar berperan aktif menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. “Melalui RT dan RW yang ada di wilayahnya masing-masing, diharapkan Lurah dan Kades, mampu menggerakkan warganya untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, dengan menggalakkan kembali Jum’at bersih atau Minggu bersih,”tegas Wakil Bupati. Wakil Bupati berharap, selain terciptanya lingkungan bersih, melalui kegiatan Jum’at bersih atau Minggu bersih yang dilakukan secara rutin, akan terbangun budaya cinta lingkungan di lingkungan masyarakat. “Kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan akan terbangun dari diri masyarakat sendiri, dan bukan karena paksaan dari pihak manapun,”lanjut Wabup. Selanjutnya, Kepada seluruh Lurah dan Kepala Desa, Wabup menuturkan, dalam kegiatan Jum’at besih atau Minggu bersih yang akan dilaksanakan, jika memerlukan bantuan Dinas terkait dapat langsung mengirimkan surat permohonan bantuan. “Misalnya untuk mengangkut sampah, hasil kerja bhakti, bisa langsung menghubungi Kantor Kebersihan dan Pertamanan, agar mengerahkan mobil pengangkut sampahnya, atau untuk keperluan penghijauan dapat langsung menghubungi Dishutbun agar mendapkan bantuan bibit pohon,”tegas Wabup. Sehingga Jumat bersih atau Minggu bersih yang dilaksanakan dapat memperoleh hasil yang maksimal. Namun selain meminta bantuan dari Dinas, Wabup mengharapkan juga ada usaha swadaya dari masyarakat, seperti pembangunan TPS (Tempat Pembuangan Sampah) di masing-masing RT serta pembangunan taman untuk menambah kesan Asri di lingkungan masing-masing. “Apabila telah tercipta lingkungan yang bersih dan asri di masing-masing Desa, maka akan berdampak kepada lingkungan di seluruh Kabupaten Sumenep, dan niscaya predikat sebagai Kota Kecil Terbersih ini akan kembali disematkan pada Kabupaten Sumenep,”tegas Wabup diakhir pengarahannya. ( Gun, Esha )