Sumenep-Infokom News Room : Kekhawatiran kalangan DPRD Sumenep tentang 600 orang, peserta CPNS Pemkab Sumenep asal kepulauan tidak dapat mengikuti test pada hari Selasa (28/02), tidak terbukti. Pasalnya, dari hasil rekapitulasi peserta test, peserta yang tidak hadir hanya sebanyak 264 peserta, itu pun kemungkinannya bukan berasal dari kepulauan. Sekretaris Panitia Rekruitmen CPNS Pemkab Sumenep, H. Drs. Moh. Saleh, M.Si mengatakan, dari 12.301 orang peserta test, yang tidak mengikuti test sebanyak 264 orang, diantaranya sebanyak 69 dari tenaga guru, 16 orang dari tenaga kesehatan dan sebanyak 179 dari tenaga teknis atau strategis lainnya. Namun demikian Moh Saleh mengakui bahwa 264 orang peserta yang tidak mengikuti test itu tidak semua berasal dari kepulauan. Sebab, pihaknya optimis sebagian besar peserta test dari kepulauan itu berada di Kota Sumenep sejak jauh hari sebelum pelaksanaan test. Ditambahkan, untuk tenaga guru yang tidak mengikuti pelaksanaan test dari tenaga honorer berjumlah 12 peserta dan umum 57 peserta. Tenaga kesehatan dari honorer sebanyak 5 peserta dan umum 11 peserta, sedangkan untuk tenaga teknis atau strategis lainnya dari peserta honorer 8 peserta dan umumn 171 peserta. H. Moh. Saleh juga menjelaskan, untuk menjaga keamanan lembar jawaban komputer (LJK), panitia pelaksana pada Selasa (28/02) malam pukul 23.10 WIB langsung mengirim LJK itu ke ITS Surabaya. Bahkan demi menjaga keamanan selama dalam perjalanan, pengiriman LJK itu mendapat kawalan khusus aparat kepolisian dari Polres Sumenep. H. Moh. Saleh menambahkan, untuk pembakaran materi soal sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Timur, panitia rekruitmen CPNS Pemkab Sumenep berencana akan dilaksanakan pada hari Rabu (01/03) dengan disaksikan seluruh Kepala Instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. ( Yasik, Esha )