Sumenep-Kominfo News Room : Konsumen minuman kesehatan harus berhati-hati dalam memilih produk. Beberapa di antara minuman kesehatan yang beredar di pasaran itu mengandung bahan pengawet, namun tidak mencantumkannya dalam label. Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, Totok Sudjianto, di Surabaya, Rabu (06/12) menjelaskan, produk minuman kesehatan berbahan pengawet itu saat ini sudah mulai ditarik dari peredaran. Kelima produk itu, yakni Mizone produksi Tirta Investama Pasuruan, Mogu-Mogu produksi Cara Sehat Farma Jakarta, Z-Porto produksi Tansaka Mitra Rahardja Sukabumi, Jungle Juice produksi Diamond Coldstore Jakarta, dan Zeas Tea produksi Tangmas Bogor. “Lima produk minuman itu ditarik karena tidak mencantumkan secara jujur kandungan natrium bensoat dan kalium sorbat,†ujarnya. Penarikan itu sesuai dengan instruksi BPOM RI. Totok mengatakan, kelima produk itu melaklukan kesalahan saat pengajuan pendaftaran produk. “Mereka tidak jujur mencantumkan komposisi kandungan natrium bensoat dan kalium sorbat,†tuturnya. Meski demikan, bahan pengawet yang digunakan kelimanya masih dalam taraf yang wajar. Sesuai aturan Menkes penggunaan pengawet memang diperbolehkan, tapi harus jujur dicantumkan pada produk. “Selama penggunaannya masih dalam batas wajar, tidak membahayakan. Tapi bila secara terus-menerus dikonsumsi dapat merusak sistem pencernaan,†ujarnya. Batas maksimal penggunaan bahan-bahan pengawet sebesar 600 ml per kilogram. Sementara kelimanya berkisar antara 46-200 mili liter per kilogram bahan. Sejak beberapa hari lalu, BPOM surabaya menerjunkan tim untuk memantau penarikan yang dilakukan produsen. Batas waktu penarikan sampai 12 Desember mendatang. Bila setelah 12 Desember masih ditemukan produk itu dipasaran dan belum mencantumkan dengan jujur kandungan bahan pengawet akan diambil tindakan tegas. Namun, Totok belum memastikan apa tindakan tegas itu. “Sampai saat ini kami hanya melakukan pemantauan saja. Sementara yang melakukan penarikan perusahaannya masing-masing,†ujarnya. (JNR,Esha)