Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-12-2014
  • 593 Kali

Lembaga Pendidikan Harus Lahirkan Siswa Kompeten

News Room, Rabu ( 10/12 ) Menghadapi Asean Ekonomi Community (AEC) 2015, setiap lembaga pendidikan (sekolah) dituntut melahirkan siswa/siswi yang kompeten, kritis dan solutif. Untuk mencapai hal itu, seluruh Kepala Sekolah/guru SMP dan SMA/Sederajat se Kabupaten Sumenep, Rabu (10/12) pagi, mengikuti seminar bersama SKPD Asean Goes to School (AGtS) dari Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, bertempat di Sarana Kegiatan Diklat (SKD) Batuan. Assisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Ach. Aminullah, M.Si ketika membacakan sambutan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, mengatakan, peran penting sekolah dalam mempersiapkan para siswa menghadapi AEC 2015 mendatang, sangat besar. "Urusan sebesar ini tidak cukup sekedar menjadi pengetahuan, tetapi kita harus dapat menterjemahkan kompetisi, sertifikasi, dan skill tertentu. Itu menjadi bagian yang harus dipersiapkan oleh sekolah,"katanya. Untuk mencapai hal tuntutan AEC 2015, peran para Kasek dalam mengelola lembaga pendidikannya harus menerapkan prinsip transparan dan akuntabel, sehingga diharapkan siswa dapat membuat AEC tersebut bukan sebagai ancaman, melainkan dijadikan peluang menuju Indonesia lebih baik. "Terobosan kegiatan Asean Goes to School yang dilakukan Departemen Luar Negeri, sebagai pelaku aktif dalam pelaksanaan kebijakan luar negeri yang terjun langsung ke masyarakat, diharapkan akan mendorong masyarakat lebih mengenal dan paham, sehingga mau terlibat aktif mengembangkan sekaligus memetik secara nyata manfaat dari kerjasama Asean ini,"terangnya. Menurutnya, pemahaman mengenai Asean yang selaras di tingkat pemerintah dan masyarakat, diperlukan guna mendukung pengembangan kerjasama Asean yang semakin pesat, pasca berlakunya Piagam Asean dan disepakatinya pembentukan Komunitas Asean di tahun 2015. ( Nita, Esha )