Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-09-2009
  • 694 Kali

Lebaran, 2 Tewas Laka Lantas di Sumenep

News Room, Jum’at (25/09) Sejak H-7 hingga sekarang (H+5) lebaran 2009, jumlah kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Sumenep mencapai 3 kejadian, dengan memakan 2 orang korban jiwa. Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Suwardi, mengatakan, jika dibandingkan pada tahun 2008 kemarin, jumlah laka lantas yang tewas selama lebaran mengalami penurunan. Untuk lebaran tahun kemarin, jumlah korban tewas mencapai 3 orang, sedangkan sekarang hanya 2 orang. “Jadi, jumlah laka lantas selama lebaran tahun menurun, dari 3 kejadian, 2 orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat, dengan kerugian material mencapai Rp7 juta lebih,” terang Suwardi, pada wartawan di kantornya, Jum’at (25/09). ' Ia menjelaskan, yang paling mendukung menurunnya laka maut ini adanya kesadaran para pengendara kendaraan bemotor, dengan untuk tidak melebihi ketentuan kecapatan selama berkendaraan. “Faktor lainnya, adalah penempatan aparat kepolisian di titik-titik rawan (black spot area). Sehingga Angka laka lantas tahun ini dapat ditekan,” katanya menambahkan. Sebelumnya, menjelang lebaran 2009, Polres Sumenep menetapkan 3 titik jalan di Kabupaten Sumenep, sebagai kawasan rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Ketiga titik rawan laka lantas itu, yakni Jalan Raya Pragaan di Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Jalan Raya Gapura tepatnya di Desa Parsanga, Kecamatan Kota, dan Jalan Raya Manding di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding. Namun, ketika lokasi itu hingga sekarang kondusif, tidak ada kecelakaan laka lantas.(Nita)