News Room, Senin (06/10) Tanaman Jarak ternyata mempunyai nilai ekonomis yang cukup menjanjikan, terbukti salah satu perusahaan dari Jakarta, tetap melirik dan bersedia membantu memberikan bibit jarak kepada masyarakat dengan konpensasi penjualan kepada perusahaan tersebut, bahkan dengan jaminan harga dari hasil prouksinya cukup mahal dibandingkan harga yang berlaku selama ini, yakni minimal Rp.2.500/ Kilogram. Hal tersebut diakui Camat Ruberu Drs, Supriadi, M.Si kepada news room di kantornya, Senin (06/10). Menurutnya saat ini bersama Ponpes Darussalam di Desa Bun Barat Kecamatan Ruberu, telah mempersiapkan ratuasan hektar untuk ditanami bibit jarak kepyar. “Sebenarnya kita diberi jatah lima ribu hektar untuk penanaman bibit jarak kepyar ini, karena itu kita tetap membuka peluang lahan di sekitar kecamatan Rubaru, Dasuk, Ambunten, Pasongsongan, Manding, Batu Putih dan sebagainya, apabila siap dengan kerjasama ini.†ujar Supriadi. Dijelaskanan, dari lima ribu hektar areal tanam jarak kepyar, pihak PT.Setia Medika Indonesia (SMI) siap menjamin pembelian dari seluruh hasil panen sesuai perjanjian kerjasama yang disepakati. Supriadi berharap penanaman jarak kepyar kali ini bisa mengobati trauma masyarakat petani yang sempat kecewa terhadap penanaman jarak beberapa tahun lalu, yang ternyata tidak sesuai dalam realisasinya. Bahkan menurut Supriadi, tanaman jarak yang ada saat ini banyak terbengkalai tak terawat karena harga jual hasil panennya tidak sesuai yang diharapkan, dan petani memilih membiarkan tanaman jarak tersebut. Karena itu kali pihaknya tidak ingin kecolongan lagi, oleh karena itu perlu ada (Memorandum Of Agreement) antara pihak perusahaan dengan lembaga dan petani yang akan menggarap budidaya tanaman jarak kepyar ini.( Ren,Gun )