Media Center, Kamis ( 28/08 ) Kelompok Wanita Tani (KWT) Baru Muncul Desa Basoka, Kecamatan Rubaru aktif melaksanakan pertemuan rutin setiap minggu sekali, guna menampung aspirasi dari para anggotanya.
"Dengan aktif melakukan pertemuan maupun dalam bentuk perkumpulan para wanita di desa kami bisa mengungkapkan berbagai harapan dan impiannya melalui KWT," ujar Fitri, usai Peninjauan Tim Evaluasi Pelaksana DBHCHT Kabupaten Sumenep, Kamis (28/08/2025).
Pihaknya bersyukur, lewat aspirasi yang dimunculkan melalui KWT Baru Muncul ini bisa didengar dan mewujudkan harapannya, untuk turut serta menyuarakan pembangunan di desanya. Sehingga, tahun 2025 ini usulannya dipenuhi melalui pembangunan infrastruktur Jalan Usaha Tani (JUT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
"Syukurlah harapan masyarakat khususnya para wanita tani yang juga banyak membantu suaminya di sawah bisa terwujud dan sudah bisa dinikmati para petani," ujar Fitri, penuh semangat.
Diakui wanita kelahiran Ngawi Jawa Timur yang ikut suaminya ke Desa Basoka, bisa turut mengawal pembangunan di wilayahnya.
Selain bisa terlibat langsung dalam pembangunan jalan rabat sepanjang 263 meter dan lebar 2 meter dengan anggaran Rp150 juta, saat ini akses jalan bagi petani semakin mudah.
"Selain bisa dilewati mobil roda empat, lebih mudah mengangkut hasil pertanian juga memperlancar transportasi di desa," tambahnya. ( Ren, Fer )