Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-04-2012
  • 7481 Kali

Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia, Mencegah Dampak Negatif

News Room, Selasa ( 10/04 ) Mengurangi penggunaan pupuk kimia selain harganya yang sangat mahal, pupuk kimia juga berpotensi mengurangi kesuburan tanah, karena rusaknya oganisme alami penyubur tanah yang terkandung lahan pertanian melihat dampak negatif dari penggunaan pupuk kimia yang berlebihan berharap petani untuk kembali pada sistem pertanian tradisional termasuk penggunaan pupuk organik yang bahan bakunya dapat diperoleh disekitar lingkungan kita. Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Kota Sumenep, Rusnani, SP pada acara temu kelompok tani di Desa Paberasan, Selasa (10/04). Kepada News Room, Rusnani mengatakan, meninggalkan pupuk kimia, hanya untuk mengurangi penggunaannya, selain menghemat biaya produksinya juga untuk merawat kesuburan tanah. Salah satu anggota Kelompok Tani Sumber Hasil Desa Paberasan, Usman mengatakan, alokasi pupuk kimia tidak sesuai dengan kebutuhan riil petani setiap tahun. Dalam 1 hektar biasanya menggunakan pupuk Urea sebanyak 200 kilogram, SP sebanyak 100 kilogram, NPK sebanyak 150 kilogram, dan pupuk organik yang dibuatnya sendiri. ( JuP-01, Fery )