News Room, Selasa ( 30/06 ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, menemukan seribu nama yang sama (ganda) dalam dokumen daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2009. Ketua KPU Kabupaten Sumenep, Thaha Shamadi mengatakan, temuan ini sesuai hasil verifikasi faktual yang dilakukannya, menindaklanjuti tudingan Pemuda Pancasila Jawa Timur dan Tim Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win) atas dugaan adanya pemilih fiktif dan pemilih ganda yang mencapai 2,2 juta se Jawa Timur. “Hasilnya sudah jelas, kalau di Sumenep tidak ada pemilih fiktif, tapi kalau nama ganda memang ada,†terang Thaha, pada wartawan dikantornya, Selasa (30/6). Thaha mengatakan, dari hasil verifikasi yang dilakukan selama dua hari (28-29/06), pihaknya melalui panitia pemilihan kecamatan (PPK) kembali melakukan pengecekan DPT. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pemilih fiktif melainkan hanya nama pemilih ganda yang mencapai seribu nama. “Untuk nama yang sama, kami hanya menyerahkan satu surat undangan untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 8 Juli 2009. Sementara yang lainnya tidak diberi undangan,†tandasnya. Temuan nama ganda, kata Thaha, sudah diketahui oleh Panwaslu Sumenep, sehingga semua orang dapat memantau keberadaan DPT. “Jika pada hari “H†nanti masih ada yang nama ganda, maka akan ditandai langsung oleh petugas,â€Âungkap Thaha. ( Nita, Esha )