Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-03-2017
  • 332 Kali

Korban Traficking Sering Tak Menyadari Sedang Menjadi Korban

Media Center, Rabu ( 15/03 ) Terjadinya traficking terkadang memang tidak disadari, baik oleh pelaku maupun korban traficking itu sendiri. Sebab, korbannya yang merupakan perempuan dan anak-anak tidak menyadari, jika ternyata dirinya sedang mengalami traficking.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep, R. Ajeng Hawiyah, SH, saat menjadi narasumber pada talk show Kewirausahaan dan Seminar Traficking, yang di gelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep di Aula Al-Ikhlas Kantor Kemenag Sumenep, Rabu (14/03).

“Karena itu para perempuan harus di berdayakan sehingga tidak sampai menjadi korban traficking,”ungkapnya.

Dikatakan, kegiatan talk show Kewirausahaan dan Seminar Traficking dengan tema “Motivasi diri untuk mengembangkan jiwa interpreneurship menuju kemandirian” tersebut sangat tepat, karena memang ada korelasinya. Hal itu menunjukkan GOW Sumenep tanggap terhadap persoalan tersebut, sehingga memberikan motivasi bagi kaum perempuan untuk bangkit dan dapat memberdayakan dirinya.

Sebab diakui ibu dua anak ini, jika selama ini banyak perempuan dan anak yang terjerumus dan menjadi korban traficking, karena mereka belum memiliki kemampuan skill yang memadai, sehingga mereka berangkat keluar negeri hanya menjadi pembantu rumah tangga dan semacamnya.

Padahal, perempuan jangan dianggap tidak berdaya dan tak bisa berhasil guna. Karena perempuan ternyata juga mampu, ketika memposisikan dirinya sejajar dengan laki-laki tanpa menghilangkan kodrat sebagai seorang perempuan yang lemah lembut dan memiliki emosional.

Hawiyah juga berharap perempuan harus dapat melindungi dirinya dari berbagai rayuan yang tidak disadari itu merupakan tranficking, seperti halnya di eksploitasi atau menjadi korban perdagangan manusia, sebagai TKI tanpa keahlian, pengantin pesanan, buruh anak, indikasi adopsi, jual anak, perdagangan organ tubuh dan semacamnya.

“Jadi, sosialisasi tentang traficking sangat perlu terus dilakukan, sehingga korbannya tidak semakin banyak,”tandasnya. ( Ren, Esha )