Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-09-2015
  • 572 Kali

Koordinasi, Evaluasi, Sosialisasi Dan Workshop Pembentukan SPR

News Room, Selasa ( 08/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep sangat memperhatikan peningkatan peternakan, khususnya peternakan sapi di Kabupaten Sumenep. Sebab, dengan meningkatnya peternakan di Sumenep, juga akan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Sumenep.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daaerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si saat mewakili Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Pertemuan Koordinasi, Evaluasi, Sosialisasi dan Workshop Pembentukan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di Wilayah Kabupaten Sumenep, Selasa (08/09) di Hotel C1 Sumenep.

“Karena itu, Pemerntah Kabupaten Sumenep sangat merespon upaya meningkatkan populasi sapi Madura di Sumenep, baik melalui dana APBD maupun dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT),”ungkapnya.

Dikatakan, berkat upaya tersebut Kabupaten Sumenep memiliki populasi sapi terbanyak di Indonesia hingga mencapai 351.247 ekor. Dan potensi Sapi di Sapudi ditetapkan sebagai pusat pelestari sapi Madura dan ternak lokal.

Berdasarkan data di Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep pada tahun 2015 pada triwulan II mencapai 44.190 ekor dengan tingkat kepadatan 344 per-kilometer persegi. Dan ini merupakan populasi terpadat di dunia.

“Tentunya untuk terus meningkatkan populasi sapi Madura di Sumenep diperlukan peran dan dukungan semua pihak,” tambahnya. ( Ren, Esha )