Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-08-2009
  • 401 Kali

Kontes Sapi Sonok Meriahkan HUT RI Ke 64

News Room, Rabu ( 12/08 ) Jika sapi jantan terkenal dan dimanfaatkan untuk kerapan, tidak demikian halnya dengann sapi betina. Sapi betina biasanya digunakan untuk membajak sawah atau ladang, dimanfaatkan oleh masyarakat Madura umumnya untuk Kontes Sapi Sonok. Kontes Sapi Sonok dijadikan aset budaya daerah, yang akhirnya juga bisa menjadi komoditas pariwisata nasional bahkan manca negara. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep yang diwakili Kabid Agribisnis, Khaeru Ahmadi, S.Pt, Selasa kemarin (11/08), di Lapangan Desa Talang Kecamatan Saronggi, pada Kontes Sape Sonok, dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 64, oleh kelompok tani Sumber Hasil yang diketuai H. Baikhaqi bersama Kades Talang Hj. Mu’immah. Acara tersebut diikuti 33 pasang sapi sonok, dan 54 pasang sapi yang dipajang di lapangan Desa Talang, baik sapi jantan dan sapi betina. Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Saronggi dan Kapolsek, Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep dan Dinas Peternakan. Camat Saronggi, Moh. Kafrawi, S.Sos, dalam sambutannya mengatakan, pada pokoknya mengharapkan agar para pecinta ternak sapi terus meningkatkan dan mengembangkan populasi hewan ternaknya. Hal itu harus dilakukan untuk menelorkan sapi-sapi unggul, demi meningkatkan ekonomi warga menuju kesejahterannya. Selanjutnya, Kepala Desa Talang, Hj. Mu’immah, dalam sambutannya mengatakan, dengan semangat memperingati HUT RI ke 64 ini, jangan sekali-kali kita lupa sejarah perjuangan kemerdekaan ini, sehingga, kita semua tidak hanya menikmati kemerdekaan saja. Namun bisa membuktikannya dengan tetap menjaga keamanan lingkungannya masing-masing, agar tercipta keamanan yang kondusif, terutama tentang pencurian hewan ternak yang marak akhir-akhir ini. ( Mur, Adjie)