News Room, Senin ( 31/03 ) Komisi D DPRD Sumenep menghimbau pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 tidak mengganggu tahapan pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) 2014. Semua yang terlibat dalam persiapan Unas, Kepolisian, Pengawas, Dinas Pendidikan, termasuk sekolah penyelenggara lebih fokus pada post-nya masing-masing demi mensukseskan ujian kelas akhir itu. Anggota Komisi D DPRD Sumenep, Moh. Salim menjelaskan, tahapan pelaksanaan Unas tahun ini, hampir bersamaan dengan Pileg, sehingga kondisi tersebut dinilai rawan mengganggu persiapan Unas, terutama distribusi soal yang melibatkan kepolisian. "Kita berharap polisi tetap bisa melakukan pengawalan secara maksimal, walaupun masih berkonsentrasi terhadap pengamanan Pemilu, sehingga peluang adanya kebocoran naskah Unas pada proses pengiriman dari Surabaya hingga sekolah penyelenggara, dapat diantisipasi,"katanya. Ia mengungkapkan, jika dilihat kesiapan siswa, baik dari sisi mental, fisik maupun pengetahuan dalam menghadapi Unas, tahun lalu tingkat kelulusan Unas SMA di Sumenep mencapai 99 persen, sehingga tahun ini diharapkan juga meningkat hingga 100 persen. "Semoga saja 10.230 peserta Unas untuk tingkat SMA dan sederajat bisa lulus 100 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2013 lalu yang mampu mencapai 99 persen kelulusannya,"ungkapnya. ( Nita, Esha )