Media Center, Senin ( 04/09 ) Komando
Distrik Militer (Kodim) 0827 Sumenep gelar Wawasan Kebangsaan terhadap
mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Sumenep.
Kegiatan
yang bertemakan “mahasiswa yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan“
dalam rangka menanamkan dan menumbuh kembangkan jiwa kebangsaan dan
ke-Bhineka Tunggal Ika kepada mahasiswa tersebut yang diselenggarakan di
Aula STAIM Sumenep Jln. Terate, Pandian Kecamatan Kota, Kabupaten
Sumenep, Senin (04/09).
Pada kesempatan tersebut Komandan Kodim 0827
Sumenep yang diwakili Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0827 Sumenep, Mayor
Arm Budi Susilo Wibowo memberikan kuliah umum tentang cara pandang atau
pemahaman tentang Pemantapan Rasa Nasionalisme dalam kebangsaan, dan
aktualisasi nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
bernegara.
Dalam wawasan kebangsaan (wasbang)nya, Mayor Arm Budi
Susilo Wibowo juga memberikan materi tentang Pancasila dan dalam bentuk
materi sejarah tentang Pahlawan serta dengan menjelaskan arti dan nilai
Pancasila dengan harapan bisa diterima oleh semua golongan, suku dan
agama. Dan para mahasiswa juga diajak menyanyikan Lagu Kebangsaan yang
saat ini sudah hampir dilupakan oleh generasi muda.
?
”Kami mengajak
semua mahasiswa untuk dapat menumbuh kembangkan rasa nasionalisme dan
rasa cinta tanah air sebagai generasi penerus bangsa, khususnya tentang
Pancasila dan Bela Negara,”tegasnya.
Ditambahkan, di era globalisasi
saat ini generasi muda sangat perlu diingatkan dan ditanamkan kembali
tentang wawasan kebangsaan bela negara sejak dini dan pemahaman 4 Pilar
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu Pancasila, UUD 1945,
Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI),”jelas Kasdim 0827.
”Di dalam mewujudkan semuanya itu
diperlukan komitmen bersama yang dilandasi semangat kebersamaan, senasib
dan seperjuangan,“tambahnya.
Sementara itu Ketua Yayasan STAIM Tarate, Ubaidillah Cholil, M.Pd.I, M.HI, berharap dengan kegiatan Wawasan Kebangsaan tersebut, siswa dan siswinya dapat menumbuhkan rasa kebangsaan yang merupakan wujud dari Sumpah Pemuda.
“Yakni sesuai dengan
cita-citanya untuk menyatukan tekad menjadi bangsa yang kuat, dihormati
dan disegani oleh negara lain,”tambahnya. ( Pur/Ren, Esha )