News Room, Selasa ( 25/09 ) Sembilan Anak Buah Kapal (ABK) KM Puger yang selamat setelah kapalnya tenggelam di perairan Bali, kini telah dipulangkan ke daerah asalnya, yaitu Kabupaten Probolinggo. Pemulangan 9 ABK itu melalui Pelabuhan Kalianget Sumenep, Selasa (25/09) siang. Kesembilan korban selamat KM Puger, yakni Sakori, Kasmidi, Yusuf, Adi, Adil, Sujarwo, Rian Agusta, Jumat dan Ajat Sudrajat. Korban selamat itu diangkut dari pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep dengan menggunakan Kapal Cepat Expres Bahari 3-C. Dari pelabuhan mereka langsung dibawa ke terminal Aryawiraraja Sumenep untuk dipulangkan ke kota asalnya, yaitu Probolinggo dengan menggunakan bus Patas tujuan Sumenep-Probolinggo. Salah satu korban selamat, Ajat Sudrajat mengaku bersyukur, karena seluruh ABK berhasil selamat, setelah 2 hari sempat bertahan di tengah laut dengan hanya bermodal satu buah pelampung. “Seluruh ABK bertahan di atas kapal yang diterpa ombak sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal pesiar berbendera Amerika Serikat dan dievakuasi ke pelabuhan Batu Guluk (Pulau Kangean),”kata Ajat di Pelabuhan Kalainget, Selasa (25/09). Akibat kejadian itu, kata Ajat, sebagian korban selamat itu menderita luka-luka dibagian kaki dan tangan karena benturan dengan kayu saat kapal tenggelam dan dihempas ombak yang sangat tinggi. “Ada sebagian ABK yang terluka akibat benturan dengan kayu, namun Alhamdulillah semuanya bisa selamat,”ungkapnya. Sebelumnya, KM Puger yang mengangkut ikan dari Probolinggo menuju Papua, tenggelam dihantam ombak di perairan Bali, sejak Sabtu (22/09) dini hari. Akibatnya, 9 ABK terapung-apung di laut selama 2 hari. Kesembilan ABK yang tenggelam itu akhirnya ditolong oleh kapal pesiar berbendera Amerika yang akan berlayar ke Singapura. Para ABK tersebut diantarkan ke pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean). ( Nita, JuP-32, Esha )