Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-02-2016
  • 523 Kali

KLHK Susun AMDAL Pengembangan Lapangan Gas MAC Blok Madura

News Room, Selasa ( 02/02 ) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyepakati 12 tokoh masyarakat (tomas) Pulau Giligenting dan Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, menjadi Komisi Penyusunan AMDAL pengembangan lapangan gas MAC Blok Madura Strait.

12 tokoh masyarakat tersebut terdiri dari Camat Giligenting, Kepala Desa di Giligenting dan Giliraja, LSM, BPD, dan Kelompok Masyarakat Pengawas. Semuanya merupakan hasil kesepakatan dalam Konsultasi Publik yang digelar SKK-Migas dan Husky-CNOOC Madura Limited di Sumenep, Selasa (02/02).

"Komisi penilai AMDAL ini untuk memberi masukan, agar pengembangan lapangan gas MAC Blok Madura Strait bisa mengantisipasi dan memperkecil dampak lingkungan yang terjadi. Komisi ini merupakan perwakilan yang ditunjuk dan disepakati sendiri oleh masyarakat. Kami tinggal menyetujuinya,”kata Niniek Herawati dari KLHK Jawa Timur.

Konsultasi Publik AMDAL pengembangan lapangan gas MAC tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Lingkuhan Hidup (BLH) Sumenep, Ir. H. M. Syahrial, MM.

Sementara pengembangan lapangan gas MAC Blok Madura Strait di Selat Madura tersebut sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gas bumi di Jawa Timur, serta untuk meningkatkan ketahanan energi dan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya Jawa Timur.

"Wilayah operasi HCML ini masuk perairan Selat Madura berdekatan dengan Pulau Giliraja dan Giligenting,”ujar Hamim Tohari, Head of Relation HCML.

Ia memaparkan bahwa untuk pengembangan lapangan gas MAC ini
rencananya akan ada 3 sumur gas. Dimulai dengan pemasangan 1 unit fasilitas pemgolahan gas, kemudian pemasangan 1 anjungan pipa MAC.

"Kemudian pemasangan pipa bawah laut itu untuk disambungkan ke EJGP (East Java Gas Pipeline) yang dimiliki oleh Pertagas, anak perusahaan Pertamina,” terangnya.

Sedangkan salah satu tokoh masyarakat setempat, Aliyatin mengaku mendukung rencana pengeboran tersebut. Namun ia berharap agar pengeboran migas tersebut bisa lebih memperhatikan kepentingan nelayan, mencegah kerusakan lingkungan, dan membawa manfaat pengembangan ekonomi masyarakat.

"Intinya kami welcome terhadap pengeboran. Asalkan memperhatikan kepentingan nelayan dan masyarakat. Jangan sampai masyarakat ini jadi korban, jangan sampai kami ini dibohongi,”ungkapnya.  ( Nita, Esha )