Sumenep-Infokom News Room : Karena alasan keuntungan yang diperoleh dari proyek tahun 2004 kecil, para rekanan yang tergabung dalam Assosiasi Gapensi Sumenep menolak membayar dana sosial, sebagaimana kesepakatan selama ini. Oleh karena adanya penolakan itu, diperkirakan dana sosial untuk tahun 2005 mendatang akan lebih kecil dibanding tahun ini. “Insya Allah akan lebih kecil dari tahun ini, karena hampir separuh anggota kami mengeluhkan kecilnya keuntungan yang diperoleh dari proyek tahun ini, sehingga mereka menolak untuk membayar dana sosial seperti tahun-tahun sebelumnya, karena keuntungan yang didapat hanya cukup untuk menghidupi keluarganya sajaâ€, ujar H. Nawawi Makki, Ketua DPD Gapensi Sumenep. Pernyataan Ketua DPD Gapensi Sumenep tersebut disampaikan usai acara penyerahan bantuan beras kepada kaum fakir miskin yang bertempat di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Selasa (09/11). Menurutnya, Gapensi Sumenep tahun ini berhasil menghimpun sebanyak 50 ton beras atau 121,5 ton selama 3 tahun terakhir. Dan 50 ton beras itu kemudian dibagikan kepada 12.500 orang fakir miskin, masing-masing memperoleh sebanyak 4 kilogram beras. Masih menurut H. Nawai Makki, selain dibagikan dalam bentuk beras, dana sosial yang dihimpun dari 309 rekanan yang tergabung dalam Gapensi Sumenep, dana tersebut juga disumbangkan kepada Masjid dan Mushalla didaratan dan di kepulauan. “Selama 3 tahun kita sudah membantu sebanyak 560 Masjid dan Mushalla serta memugar 187 rumah keluarga miskin yang tidak layak huniâ€, tambahnya. Dana sosial yang dihimpun khusus untuk membantu fakir miskin tersebut ditarik setiap tahun dari para rekanan yang memperoleh proyek dari Pemkab Sumenep. “Besarnya 2 % dari nilai proyek setelah dipotong pajak dan biaya administrasi lainnyaâ€, imbuh H. Nawawi Makki. Seperti diakui Ketua Gapensi Sumenep, dana sosial itu dipungut setelah ada himbauan dari Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM. “Kita berterima kasih kepada Bapak Bupati, karena beliau selalu menyempatkan hadir dalam setiap acara penyerahan bantuan dan penghimpunan dana sosial ini, juga setelah ada himbauan dari beliauâ€, pungkasnya. (Tin, Esha )