Sumenep Kominfo News Room : Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupten Sumenep, pada tanggal 31 Oktober 2007 di Gedung DPRD Sumenep, nuansanya sangat berbeda dengan Paripurna tahun sebelumnya. Jika pelaksanaan Paripurna hari jadi tahun lalu Pimpinan DPRD dan Bupati dalam prakatanya menggunakan bahasa Indonesia, namun Paripurna hari jadi tahun ini baik pimpinan DPRD dan Bupati menggunakan bahasa daerah Madura. Ditemui Seusai acara Paripurna Hari Jadi Kabupten Sumenep ke 738, Ketua DPRD Sumenep, Drs. KH. A. Busro Karim, M.Si menyatakan, semangat penggunaan bahasa Madura dalam paripurna hari jadi tidak lain agar masyarakat Sumenep kembali menerapkan bahasa Madura sebagai bahasa komonikasi sehari-hari. Sebab dewasa ini bahasa Madura mulai terkikis keberadaannya ditengah-tengah masyarakat, terutama para generasi muda yang tidak bisa berbahasa Madura dengan benar dan baik. Pihaknya berharap dengan dialek bahasa Madura ketika Sidang Paripurna akan merangsang masyarakat untuk menjaga dan melestarikan bahasa Madura seiring kemajuan ilmu dan teknologi. KH. A. Busro Karim mengatakan, pihaknya mengagendakan setiap pelaksanaan Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Sumenep dengan mempergunakan bahasa Madura. Dengan momentum Hari Jadi Kabupeten Sumenep ke 738, hendaknya pemerintah dan masyarakat dapat menumbuhkan semangat dan cita-cita pahlawan Sumenep dalam rangka membangun masyarakatnya. ( Yasik, Soek )