Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-05-2007
  • 774 Kali

Kerusakan Lingkungan Di Desa Sepanjang Belum Pasti Karena Gas

Sumenep-Kominfo News Room : Dugaan kerusakan lingkungan di sekitar daerah pengeboran Migas PT. EMP Kangean Limited tidak bisa dipastikan bahwa penyebabnya karena dampak kebocoran gas. Saat ini masyarakat Desa Sepanjang menilai matinya pohon pisang dan air sumur yang berbau akibat kebocoran gas. Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM menuturkan, kerusakan lingkungan seperti banyaknya tumbuhan pisang dan air sumur yang berbau, jangan diartikan akibat kebocoran gas PT. EMP Kangean Limited, sebab pembuktiannya harus melalui uji laboratorium. Indikasi kebocoran yang mengakibatkan kerusakan lingkungan itu, sejatinya sudah pernah terjadi sebelumnya, pada saat itu masyarakat menganggap adanya serangan kwangwung, karena gas PT. EMP Kangean Limited, namun kenyataannya serangan kwangwung itu tidak ada kaitannya dengan pengeboran Migas PT. EMP Kangean Limited. Wakil Bupati berharap masyarakat tidak mudah memvonis pengeboran Migas yang dilakukan PT. EMP Kangean Limited itu merusak lingkungan dan membahayakan kehidupan masyarakat, karena jika terjadi kebocoran, pihak perusahaan tidak tinggal diam untuk mengatasinya, apalagi sampai detik ini pemerintah daerah tidak pernah mendapat laporan dari Camat dan Kepala Desa, bahwa didaerahanya terjadi kerusakan lingkungan. Wakil Bupati menerangkan, setelah pihaknya melakukan kunjungan lapangan di Desa Sepanjang ada masyarakat setempat yang membawa bibit pisang dari Sitobondo yang membawa virus, sehingga semua pohon didaerah tersebut mati dan terpaksa harus ditebang dan dibakar. ( Yasik, Esha )