Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-07-2009
  • 584 Kali

Kerapan Sapi Tradisional Cikal Bakal Lomba Kerapan Sapi

News Room, Rabu ( 29/07 ) Ada yang berbeda pada pelaksanaan kerapan sapi yang digelar di Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, pada Selasa (28/07) kemarin. Di mana sapi-sapi yang mengikuti kerapan tersebut tidak dituntut untuk harus berlari cepat, namun harus kelihatan gagah, sebagai simbol status sosial pemiliknya. “Kerapan sapi yang digelar ini merupakan kerapan sapi tradisional, dimana tidak ada unsur kompetisi, namun lebih bersifat hiburan semata,”tegas Kepala Desa Langsar, Atmoyo. Menurutnya, kerapan sapi tradisional memamerkan sapi-sapi ternak dengan berbagai aksesoris dan diringi oleh musik saronin, sebagai simbol keberhasilan berternak sapi selama 1 tahun, dan untuk menggambarkan status sosial pemiliknya. Atmoyo mengatakan, tradisi ini sudah mengakar dan menjadi budaya di masyarakat, hampir setiap tahun menjelang bulan puasa masyarakat yang memang memiliki hajat akan menggelar kerapan sapi ini. “Bahkan masyarakat disini mempercayai, kerapan sapi tradisional semacam ini, merupakan cikal bakal dari pelaksanaan lomba kerapan sapi yang ada saat ini,” tegasnya. Oleh karena itu menurut Atmoy, pihaknya selaku perangkat Desa berkomitmen untuk senantiasa mendukung kegiatan ini sebagai upaya untuk melestarikan budaya daerah. ( Gun, Esha )