Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-09-2006
  • 461 Kali

KERAPAN SAPI SARAT DENGAN SENI DAN PARIWISATA

Sumenep-Kominfo News Room : Pelaksanaan kerapan sapi setiap tahun bukan semata-mata kegiatan rutinitas, tetapi memiliki tujuan, yaitu untuk menumbuh kembangkan partisipasi dan kebersamaan segenap komponen masyarakat dan sekaligus menggali serta mengembangkan budaya lokal. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM ketika pelaksanaan Lomba Kerapan Sapi se Kabupaten Sumenep di lapangan Giling, Minggu kemarin ( 10/09). Bahkan kata Wakil Bupati, kerapan sapi ini juga bukan sebuah kegiatan tradisi dan budaya masyarakat saja, tetapi sangat sarat dengan seni dan pariwisata, karena itu kerapan sapi sebagai salah satu upaya dalam rangka mengembangkan potensi wisata di daerah, mengingat masih banyak potensi wisata yang masih memerlukan peningkatan kwalitas dan kwantitasnya serta promosi, sehingga akan merangsang wisatawan dan investor untuk berkunjung ke daerah. Wakil Bupati menambahkan, agar pelaksanaan kerapan sapi ini berjalan lancar, pihaknya berharap pemilik sapi hendaknya bersikap sportif dan profesional, artinya bisa menerima kemenangan dan kekalahan dan dewan juri juga bersikap netral, objektif dan profesional. Ditempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumenep, Ir. H.R. Edy Mustika, MS, M.Si memaparkan, kerapan sapi tingkat Kabupaten Sumenep ini merupakan cikal bakal pasangan sapi yang akan mengikuti lomba kerapan sapi tingkat Karesidenan tahun ini, tetapi yang berhak mengikuti kerapan sapi tingkat Karesidenan itu hanya pasangan sapi juara I hingga juara III, baik dari golongan menang maupun golongan. Sedangkan peserta kerapan sapi tingkat Kabupaten Sumenep tahun ini sebanyak 36 pasang sapi dari 6 wilayah Eks Kawedanan Kabupaten Sumenep. ( Yasik, Esha )