Media Center, Selasa ( 09/06 )
Pemerintah Desa (Pemdes) Aeng Panas, Kecamatan Pragaan memperbaiki selokan air limbah pemukiman warga di Dusun Pesisir RT 01/RW 01 Desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Selasa (09/06/2020).
Upaya itu dilakukan agar air limbah tersebut tidak lagi meluber ke jalan Provinsi dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Dalam kegiatan tersebut, Pemdes dibantu oleh anggota Polsek Prenduan dan anggota TNI yang diwakili Komando Rayon Militer (Koramil) Pragaan.
Solusi yang dilakukan, Pemdes dan aparat membuat lubang pembuangan khusus di tepi jalan Provinsi.
Kepala Desa Aeng Panas, Muhammad Romli, SE mengatakan, pekerjaan penggalian tersebut merupakan solusi terakhir, setelah sebelumnya antisipasi berupa pengeboran tembus, berbuah gagal.
“Dua kali kami melakukan bor miring dari tepi jalan untuk dipasang pipa air, tapi terkendala beton. Akhirnya ya penggalian lubang serapan sebagai solusi terakhir,” ungkapnya, di sela-sela penggalian lubang berlangsung.
Romli mengaku, melubernya air limbah hingga kerap menggenangi pinggir jalan Provinsi sering dikeluhkan pengguna jalan. Bahkan, pada titik tertentu dapat memicu kecelakaan bagi pengendara karena menghindari genangan air.
“Banyak masukan yang disampaikan pengguna jalan. Desa harus hadir dan mendengar demi kemaslahatan bersama,” tukasnya.
Terpisah, salah satu dari anggota Koramil Pragaan, Hunan menegaskan, keikutsertaan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan salah satu bukti nyata penguatan paradigma Kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Di samping juga sebagai implementasi pembinaan teritorial, khususnya membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat yang ada di daerah binaan.
“TNI dan rakyat menyatu dalam berbagai kegiatan. Di mana ada kegiatan gotong royong yang memiliki dampak sosial kami harus hadir mendampingi,” katanya.
Hunan juga berharap, penggalian lubang serapan tersebut dapat menjadi solusi sementara atas problem air limbah keluarga atau comberan yang sering kali dikeluhkan warga.
"Ke depan diharapkan ada solusi jangka panjang dari PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, agar pembuangan limbah keluarga nantinya menemukan solusi permanen, baik berupa gorong-gorong permanen atau solusi lainnya," imbuhnya. ( KIM-KMAP/Ismi, Han )