News Room, Jum’at (04/01) Upaya pencarian terhadap korban Muhammad (10) warga Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget, yang tercebur kedalam laut di Dermaga sebelah utara Pelabuhan Kalianget terus dilakukan, bahkan Aparat Polsek Kalianget terpaksa mengerahkan dua Speed Boat untuk mencari tubuh korban. Karena, berdasarkan nelayan yang disewa sebagai penyelam dalam proses pencarian itu, bahwa di Perairan Palasa tepatnya di Bunga Daru Desa Gapurana Kecamatan Talango melihat sesosok mayat di dalam laut dengan ciri-ciri yang sama dengan korban. Kapolsek Kalianget AKP Wachid Arifaini menerangkan, setelah mengetahui hal itu, sekitar pukul 07.30 Jum’at pagi (04/01), para nelayan yang disewa langsung kembali ke Pelabuhan Kalianget untuk melapor, sehingga aparat Polsek Kalianget bersama Polair meluncur ke lokasi penemuan korban dengan menggunakan 2 Speed Boat. Namun, sesampainya di lokasi yang dimaksud dan dilakukan pencarian, ternyata tubuh korban sudah tidak bisa terdeteksi kembali, sehingga aparat langsung melakukan penyisiran kembali sejauh 1 mil dari lokasi yang dilaporkan korban ditemukan. Kapolsek Kalianget menandaskan, setelah penyisiran dilakukan sejauh kurang lebih 7 mil dari pelabuhan Kalianget dengan mengelilingi lokasi penemuan awal, ternyata tubuh korban tetap tidak ditemukan. Kemudian, karena kemampuan Speed Boat yang ditumpangi aparat Kepolisian tidak mampu menerjang ombak setinggi 3 meter dan keterbatasan bahan bakar minyak (BBM), akhirnya pencarian diputuskan berhenti dan kembali ke pelabuhan Kalianget. Kapolsek Kalianget menjelaskan, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan dengan mengerahkan dua nelayan, yang tetap menyisir diperairan perbatasan antara Dungkek dan Talango. Namun, jika ombak di perairan tersebut masih tinggi, dimungkinkan pencarian untuk sementara tidak dilanjutkan, karena dikhawatirkan dua nelayan tersebut tidak mampu menerjang ombak. ( Nita, Soek )