Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-05-2006
  • 766 Kali

KEPALA DESA PALASA DITENGARAI MEMOTONG DANA BLT

Sumenep-Kominfo News Room : Penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Palasa Kecamatan Talango menuai masalah, pasalnya saat pencairan dana BLT bagi 905 rumah tangga miskin (RTM) di Desa tersebut, Kepala Desanya ditengarai memotong dana BLT sebesar Rp.10.000,00 hingga Rp.25.000,00. Menurut keterangan salah seoarang warga masyarakat Desa Palasa, Khosni, pihaknya mengharapkan agar persoalan ini mendapat tanggapan serius dari pihak terkait, sebab upaya masyarakat untuk mengungkap kasus itu sudah sejak lama, namun tidak pernah masalah dugaan pemotongan BLT itu mendapat tanggapan. Untuk itu Khosni meminta agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat, sebaiknya pihak terkait secepatnya menyelesaikan persolaan tersebut. Khosni menerangkan, pemotongan yang berkisar antara Rp.10.000,00 hingga Rp.25.000,00 menurut Kepala Desa diperuntukkan pembuatan KTP guna mencairkan dana BLT, namun dalih Kepala Desa itu tidak rasional, karena masyarakat tidak mungkin membuat KTP itu pada setiap pencairan BLT. Sementara Kepala Desa Palasa, Bambang Eko Siswanto mengakui kalau masyarakat yang akan mencairkan dana BLT itu ditarik biaya sebesar Rp.25.000,00, hanya saja hal itu untuk masyarakat penerima BLT yang belum mempunyai KTP. Bambang mengatakan, biaya sebesar Rp.25.000,00 itu tidak hanya untuk pengurusan pembuatan KTP saja, melainkan untuk biaya transportasi petugas. Menurut Camat Talango, Drs. Imam Fajar, MM ketika dikonfimasi News Room melalui telepon rumahnya, pihaknya membenarkan tentang hal tersebut, namun saat mendengar informasi itu, pihaknya beserta Muspika setempat langsung mengadakan klarifikasi terhadap Kepala Desa yang bersangkutan, agar dapatnya pemotongan itu dikembalikan kepada yang berhak. Lebih lanjut Camat mengaskan, bahwa setelah dilakukannya klarifikasi terhadap masing-masing pihak, sudah tidak ada masalah yang sifatnya merugikan kedua belah pihak. ( Yasik, Esha )