News Room, Sabtu ( 15/05 ) Untuk mendekatkan pasangan calon pemilu kepala daerah (pilkada) Sumenep, dengan pengurus dan warga Nahdlatul Ulama (NU), Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumenep, menggelar silaturrahmi dengan peserta Pilkada setempat, pada Sabtu (15/05) pagi. Ketua ISNU Sumenep, Jazuli Muththar mengatakan, silaturrahmi ini guna menumbuhkan persaudaraan dan mendekatkan komunikasi peserta Pilkada dengan pengurus dan warga NU. “ISNU ini sebenarnya hanya mengawal secara moral pada semua pasangan calon. Kami tidak akan berpihak pada salah satu calon, tapi mengawal secara keseluruhan,â€Âkatanya. Proses pengawalan itu, kata Jazuli, lebih difokuskan pada seruan moral, agar pelaksanaan ini bisa berjalan tertib, aman dan lancar, sesuai keinginan masyarakat Sumenep. “Selain itu, silaturrahmi ini juga ingin membantu anggota KPU dalam mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada. Dan, kami sekaligus ingin mengenalkan pasangan calon peserta Pilkada pada pengurus dan warga NU,â€Âujarnya. Jazuli menjelaskan, selama kegiatan ini pihaknya memang menghindari adanya debat peserta Pilkada dengan pengurus dan warga NU. “Kami sudah diperingatkan oleh anggota KPU Sumenep supaya tidak melaksanakan debat, karena sekarang bukan masa kampanye Pilkada. Jadi, kegiatan tersebut murni silaturrahmi saja,â€Âungkapnya menambahkan. Pilkada Sumenep yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2010 diikuti 8 pasangan calon. Dari 8 pasangan calon atau 16 orang itu, hanya 10 kandidat yang hadir dalam kegiatan yang digagas pengurus ISNU Sumenep. Sedangkan 6 kandidat lainnya yang tidak bisa hadir, yakni H. Azasi Hasan, H. Ilyasi Siraj, Rasik Rahman, H. Kafrawi, Djoko Sungkono, dan H. Sugianto. ( Nita, Esha )