News Room, Selasa ( 17/11 ) Salah satu upaya penanggulangan kemiskinan, adalah dengan menciptakan berbagai lapangan kerja. Karena itu salah satu program tersebut perlu terus dikembangkan, baik melalui program padat karya yang berupa teknologi tepat guna maupun yang bersifat program produktif lainnya. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Junaedi, Msi, ketika ditemui di kantornya, Selasa siang tadi (17/11). Menurutnya dengan program padat karya yang dilaksanakan di beberapa Desa dan Kecamatan Di Kabupaten Sumenep, ternyata mendapat antusiasme dari masyarakat. “Animo masyarakat kita lihat cukup tinggi, meskipun mereka hanya dibayar Rp 20.000 setiap harinya untuk setengah hari kerja, namun masyarakat sangat antusias dan betul-betul bekerja maksimal dalam kegiatan program padat karya tersebut,†ujar Junaedi. Dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan Disnakertrans selama ini tegas Junaedi, nantinya akan dapat dijadikan bahan evaluasi bagi instansi lainnya. Sebab, persoalan kemiskinan dan kurangnya lapangan pekerjaan merupakan persoalan nasional hingga daerah. Sehingga, beberapa instansi juga selayaknya memiliki program pemberdayaan masyarakat, baik yang mendapat anggaran dari pusat maupun melalui APBD Propinsi dan Kabupaten sendiri. Lebih lanjut, mantan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumenep ini juga berharap respon dari legislatif yang saat ini sudah mulai mempelajari berbagai program yang diajukan oleh eksekutif. Sehingga, kegiatan yang betul-betul menyentuh langsung untuk kepentingan masyarakat ini mampu mengurangi kemiskinan dan pengangguran. ( Ren, Adjie )