News Room, Jumat ( 19/04 ) Dilaksanakannya kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi 100 orang wanita yang merupakan pengurus dari 50 lembaga keagamaan di Kabupaten Sumenep, selama 2 hari bebrapa hari lalu, diharapkan dapat memotivasi para pengusaha baru untuk semakin mantap menekuni usahanya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si kepada News Room, Jumat (19/04) di kantornya. Menurutnya, dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan tersebut memang lebih khusus untuk mekanan yang berbasis lokal. “Sebab, Kabupaten Sumenep memang sedang ingin memunculkan makanan khas produk lokal dengan bahan baku non beras, karena Kabupaten Sumenep sempat menjuarai di tingkat Jawa Timur tahun 2012 lalu,”ujarnya. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, serta dukungan dari semua sektor, baik dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep untuk sasaran pemasaran dan peluang usahanya, diharapkan semakin siap dan tangguh menghadapi persaingan global. Karena terbukti, para peserta pelatihan yang terdiri dari para pengurus organisasi keagamaan Kabupaten hingga Kecamatan, seperti Fatayat, Aisiyah, Muslimat, Naisyatul Aisiyah (NA), dan Al-Hidayah ini mampu menghasilkan makanan yang memang berbeda dari bahan-bahan yang biasanya, namun tetap memiliki ciri khas rasa yang nikmat dan nyaman. “Kalau itu terus dikembangkan, akan banyak memberikan hasil serta memberikan peluang kerja dan mengurangi pengangguran,”pungkasnya. ( Ren, Esha )