News Room, Rabu ( 13/04 ) Pelatihan tata rias bagi perempuan sangat penting minimal untuk kegiatan meris diri sendiri. Disamping itu juga bisa dikembangkan untuk berusaha menjadikan keahliannya sebagai usaha, sehingga akan membantu menambah penghasilan keluarga. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, Drs. Idris, MM ketika membuka kegiatan Pelatihan Tata Rias dan Potong Rambut di Aula UPT Pelatihan Kerja Sumenep, Rabu (13/04). “Melalui pelatihan tata rias dan potong rambut diharapkan para peserta bisa meningkatkan kepercayaan diri sekaligus untuk meningkatkan tambahan pengasilan keluarga,”ujarnya. Sebab, hampir setiap hari, kegiatan tata rias dan potong rambut disejumlah salon maupun usaha mandiri di rumah-rumah cukup ramai. Sehingga penghasilnyapun jelas akan bagus. Karena itu para peserta pelatihan tidak menyia-nyiakan waktu pelatihan, sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) perempuan bisa terwujud. Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPMP Kabupaten Sumenep, Hj. Nurul Qomari, SH,MH menjelaskan peserta pelatihan tata rias dan potong rambut diikuti sebanyak 30 peserta yang seluruhnya perempuan. Terdiri dari berbagai Kecamatan daratan dan kepulauan. Sedangkan dari kepulauan sebanyak 8 orang dari 4 kelompok perempuan yang masing-masng diwakili 2 orang. Diantaranya dari Kecamatan Gayam, Kangayan dan Sapeken. “Pelatihan tata rias dan potong rambut kali ini merupakan pertama kali dilaksanakan, karena itu diharapkan kedepan akan lebih meningkat.”Ungkapnya. Hj. Nurul menjelaskan, pelatihan akan dilaksanakan selama 6 hari sejak hari ini tanggal 13 hingga 18 April 2011 mendatang. Dan nantinya setiap kelompok akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp. 1,5 juta untuk pengembangan usaha setelah pelatihan nantinya. ( Ren, Esha )