News Room, Rabu ( 24/12 ) Sebanyak 40 Pembina Pramuka mengikuti kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Desa Jambu Kecamatan Lenteng. Kegiatan yang dilaksanakan selama 6 hari sejak tanggal 23 hingga 28 Desember 2014 ini menghadirkan Tim Pelatih dari Korps Pelatih ¡°Empo Kelleng¡± Kwarcab Sumenep. Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarcab Sumenep. Drs. H. Siraj Aidi, M.Si kepada News Room mengungkapkan, ke depan keberadaan Pembina Pramuka, khususnya yang ada di Gugus Depan (Gudep) sangat dibutuhkan sebagai upaya mengembangkan pendidikan kepramukaan di kalangan peserta didik. Seperti halnya di Pondok Pesantran dan lembaga pendidikan lainnya. ¡°Bahkan, dalam waktu dekat di tahun 2015 Kabupaten Sumenep dipercaya oleh Kwarda Jawa Timur untuk menggelar kegiatan perkemahan yang akan diikuti oleh 5.000 peserta,¡±ungkapnya. Karena itu, dalam mempersiapkan kegiatan tersebut tentu membutuhkan para Pembina Pramuka yang mumpuni, agar pembinaan generasi muda melalui kegiatan Pramuka betul-betul sejalan dengan tujuan program kegiatan peserta didik, dalam membentuk manusia yang kreatif, inovatif, pelopor, dan mandiri. Sementara Ketua Tim Pelatih KMD, Surahman, M.Pd menjelaskan, untuk menjadi Pembina Pramuka yang baik, tentu harus memenuhi berbagai persyaratan, seperti halnya mengikuti kegiatan KMD untuk selanjutnya ada jenjang kursus lainnya, seperti Kursus Mahir Lanjutan (KML), dan seterusnya. ¡°Karena, dalam kegiatan KMD dan KML terus menerus dilakukan perbaikan materi oleh Kwartir Nasional dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan latihan Gerakan Pramuka,¡±tambahnya. Sementara itu dalam kesempatan yang sama juga digelar kegiatan Kursus Mahir Lanjutan (KML) bagi para pembina yang sudah mengikuti KMD sebelumnya. Kegiatan KML dilaksanakan di Kecamatan Lenteng dengan para Pelatih dari Lemdikacab (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kwarcab) Sumenep. ( Ren, Esha )