News Room, Senin ( 02/06 ) Pengembangan bentuk usaha apapun selain menjadi PNS adalah suatu apresiasi berbakti pada nusa dan bangsa. Secara mantap, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, Drs. H. Madani, M.Si menegaskan hal tersebt, Senin (02/06) ketika memberikan sambutan pembuka pada acara Pemanduan dan Bimbingan Usaha Mandiri terhadap TKMT (Tenaga Kerja Mandiri Terdidik) Angkatan V tahun 2008, di Hotel Utami Sumekar Sumenep. H. Madani mengatakan, kondisi riil seperti sekarang harus dihadapi dengan lapang dada, terutama sekali dengan naiknya harga BBM. Untuk itu pemerintah terus berusaha untuk mengentaskan pengangguran melalui program padat karya, yang salah satunya melaui program pelatihan ini. H. Madani menegaskan, pelatihan ini adalah untuk mengembangkan embrio usaha modal kecil agar bisa dikembangkan lagi. Dengan harapan usaha tersebut bisa berproses yang akhirnya berkembang dan mampu merekrut lebih banyak tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran. “Saya ingat acara Bursa Kerja di Kota Malang beberapa waktu lalu. Disana saya sempat berkenalan dengan seorang perempuan pengusaha yang awalnya bermodal kecil dan diusahakan sendiri, saat ini usahanya berkembang pesat dan sudah punya 40 karyawan,†kata H. Madani. Pelatihan yang berlangsung hingga 16 Juni mendatang, diikuti 30 peserta yang sudah mempunyai basic usaha, yang sebelumnya sudah melalui proses rekrutmen atau tes dan berasal dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Sumenep. Adapun materi yang diberikan antara lain tentang Kewirausahaan, Marketing, dan penguasaan pangsa pasar, yang disampaikan oleh pemateri-pemateri berkualitas, baik di tingkat lokal dan Jawa Timur. ( Adjie,Esha )