News Room, Kamis ( 26/03 ) Setelah berhasil melaksanakan panen raya padi Ciherang, petani di Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep, kembali akan melakukan penanaman padi dimasing-masing lahan sawahnya. Sebab, metode system rice of intensification (SRI) yang sudah dilaksanakan selama ini menghasilkan padi maksimal. Sekretaris Kelompok Tani Sumber Hasil, Usman menuturkan, setelah penanaman bibit padi Ciherang dengan luas lahan 10 hektar yang mampu menghasilkan padi sebanyak 98 ton itu, masyarakat petani cukup puas. Karena itu, mereka tidak ingin menyia-nyiakan lagi untuk menanam, utamanya dipersawahan yang subur dan basah. “Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani “Sumber Hasil†sudah merasakan nikmatnya menanam padi yang menghasilkan keuntungan cukup besar selama dua musim tanam,â€Âujar Usman. Bahkan, yang sebelumnya banyak petani saat kemarau memaksakan diri untuk menanam tembakau di lahan sawah, namun saat ini petani sudah tidak lagi melirik tanaman tembakau, karena sudah dapat memaksimalkan hasil pertanian padi yang lebih baik. Menurut pemuda Desa yang aktif dibeberapa organisasi kepemudaan di Sumenep ini, pada panen raya kali ini diharapkan para petani akan mendapat angin surga seperti hasil panen raya tahun sebelumnya. Bisa dibayangkan, jika tahun 2008 lalu bahkan bisa memperoleh 8 hingga 10 ton per-hektarnya. Disamping itu, kwalitas beras juga disamping lebih banyak, padat, bersih dan rasanya lebih enak. Namun, meski sudah menghasilkan produksi yang baik pada panen padi Ciherang, namun kelompoknya akan terus mengembangkan dan mencari potensi lain yang merupakan program dan bantuan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep. Sebab, selama ini pihaknya melalui Kelompok Tani Sumber Hasil sudah mempersiapkan 20,5 hektar lahan, yang memang juga sudah berhasil dengan padi Hibrida pada musim hujan pertama tahun lalu. Hingga mewakili Kelompok Tani Kabupaten Sumenep dalam rangka Lomba Kelompok Tani Tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2008 lalu, bahkan tahun ini kelompoknya juga tetap siap menjalani penilaian kembali. ( Ren, Esha )