Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-09-2010
  • 396 Kali

Kelompok Tani Sumber Hasil Juara II Tingkat Jawa Timur

News Room, Selasa ( 07/09 ) Kelompok Tani Sumber Hasil Desa Paberasan tetap mempertahankan penanaman padi untuk dijadikan komoditi Desa setempat. Karena itu, komitmen tersebut tetap dipertahankan, agar keberadaan swasembada pangan tetap terjaga. Dan hasilnya, setelah kesekian kalinya mengikuti penilaian Kelompok Tani tingkat Jawa Timur, akhirnya saat ini kembali terpilih sebagai Juara II Kelompok Tani Teladan tingkat Jatim. Sekretaris Kelompok Tani Sumber Hasil, Usman menuturkan, meskipun kelompoknya masih belum bisa mewakili Jawa Timur ketingkat Nasional, namun prestasi tersebut merupakan cambuk bagi kelompoknya untuk tetap membangun Desanya melalui tanaman padi. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir sudah melakukan pembenian dalam skala besar, dan untuk didistribusikan ke desa yang lain di Sumenep. “Tahun ini kami kelompok kami juga menanam benih padi sekitar 5 ton di lahan sepuluh hektar milik anggota, disamping juga tetap melaksanakan penanaman sendiri yang hampir setiap lahan tidak ada yang kosong,”ujar Petani yang juga mahasiswa Fakultas Pertanian UNIJA Sumenep ini. Untuk tetap mempertahankan komoditas padi sebagai tanaman pilihan petani, pihaknya juga tidak ingin menyia-nyiakan lahan yang masih tetap bisa ditanami pada musim kemarau sekalipun. Selama persediaan air tetap ada dilokasi lahan pertanian, petani tetap menanam hingga pada musim tanam yang ketiga kalinya setelah melaksanakan panen kedua baru-baru ini. Sebab, para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Hasil ini sudah merasakan nikmatnya menanam padi yang menghasilkan keuntungan cukup besar, sehingga para petani kembali menanam padi ketiga kalinya meskipun cuaca saat ini masih belum stabil. Apalagi saat ini pihaknya baru menerima salah satu produk pupuk baru dari Jawa Timur yang bisa diterapkan bagi semua anggotanya. “Mudah-mudahan tahun depan kami bisa berprestasi lebih baik lagi, syukur hingga ketingkat nasional, sehingga bisa menorehkan nama Kabupaten Sumenep, terkait dengan keunggulan tanaman padi yang dihasilkan petani Sumenep,”pungkasnya. ( Ren, Esha )