News Room, Rabu ( 11/11 ) Upaya untuk memberdayakan para petani, khususnya di Desa Lalangon Kecamatan Manding, terus dilakukan oleh kelompok tani “Sekar Mulyaâ€Â. Hal tersebut dilakukan sehubungan adanya kegelisahan para petani dengan mahal dan sulitnya mendapatkan pupuk. Sementara, hasil pertanian sendiri terkadang tidak sebanding dengan pengeluaran yang dilakukan para petani. Ketua Kelompok Tani Sekar Mulya, Asmuni, ketika dihubungi News Room, Rabu (11/11) mengungkapkan, salah satu upaya memberdayakan para petani dengan memanfaatkan apa yang ada disekitarnya ternyata membuatkan hasil. Salah satunya dengan pembuatan pupuk campuran yang didalamnya mengandung tiga unsur bahan yang dikolaborasikan menjadi pupuk yang sangat baik digunakan pada berbagai jenis tanaman. “Kami mencoba untuk membuat pupuk campuran dengan tiga komposisi, yakni pupuk kandang, pupuk Urea dan campuran air tahu, yang memang cukup banyak di Desa Lalangon,†papar Asmuni. Ternyata menurut Asmuni, uji coba tersebut sangat efektif ketika digunakan untuk uji coba pada bibit tanaman bawang. Bibit yang ditanam di 0,5 hektar lahan oleh beberapa anggota kelompok tani lainnya mendapat hasil produksi lebih tinggi dari sebelumnya. Sehingga, beberapa kelompok tani yang ada di Desa Lalangon dan beberapa Desa lainnya di Kecamatan Manding banyak yang melakukan langkah yang sama. Asmuni mengaku, setiap harinya membuat sekitar 30 liter pupuk campuran tersebut. Sehingga tidak hanya anggota kelompok tani di Desanya, namun pemesanan juga datang dari beberapa Desa lainnya, seperti Desa Manding Laok, Manding Daya dan sebagainya. Karena itu, harapan para anggota kelompok tani yang dipeloporinya sejak tahun 2001 ini, yakni upaya ini bisa mendapat dukungan Pemerintah melalui instansi terkait, sehingga nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan para petani. Baik melalui berbagai bantuan penguatan modal maupun pendampingan terhadap petani. ( Ren, Adjie )