News Room, Kamis ( 11/12 ) Diraihnya penghargaan Adi Bhakti Mina Bahari tingkat Nasional 2008 oleh Kelompok Nelayan Al-Mahdi asal Desa Benbaru Kecamatan Giliginting, ternyata tidaklah hanya diperoleh secara kebetulan saja. Namun perjuangan untuk membesarkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) dilakukan dengan perjuangan yang panjang. Hal tersebut diakui Ketua Kelompok Nelayan Al-Mahdi, Broto ketika ditemui News Room di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, tadi siang Kamis (11/12). Menurut Broto, pihaknya merasa bangga dengan prestasi yang diraih hingga ke tingkat nasional. Sebab, selama ini apa yang dilakukan bersama para anggotanya merupakan kegiatan rutinitas yang memang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di Desanya. “Kita tidak menyangka akan meraih prestasi hingga tingkat nasional,†ujar Broto. Dijelaskan, jika Kelompok Nelayan Al-Mahdi selama ini memang membina usaha penangkapan ikan seperti ikan teri, udang, rajungan dan sebagainya. Sedangkan usaha budidaya laut memang baru dilakukan setelah mendapat angin segar dari beberapa perusahaan yang bergerak dibidang budidaya rumput laut. Kelompok yang beranggotakan 52 orang itu saat ini memang lebih mendapat kesejahteraan dibandingkan waktu masih dilakukan secara perorangan, karena sering dipermainkan para pedagang dan tengkulak nakal. Namun, setelah terbentuk usaha bersama dalam beberapa tahun sudah bisa memperjuangkan penjualan dan bisa mengolah usaha simpan pinjam, sehingga apabila anggota membutuhkan modal dapat ditangani melalui dana yang ada di kelompok. Broto berharap, dengan penghargaan Adi Bhakti Mina Bahari tingkat Nasional 2008 yang akan diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam minggu depan dapat lebih meningkatkan semanagat usaha nelayan di Desanya. Diharapkan pula bantuan usaha dari pemerintah maupun pihak lain yang bisa membantu mengembangkan usaha perikanan yang dimiliki. ( Ren, Esha )