Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-07-2006
  • 522 Kali

KELEMBAGAAN DAN PROFESIONALISME HUKUM PULIHKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT

Sumenep-Kominfo News Room : Perkembangan teknologi dan informasi yang mengglobal akan berimplikasi terhadap kejahatan, baik dari segi kwalitas dan kwantitas, seperti Korupsi, Illegal logging, Terorisme, Narkotika, Hak Asasi Manusia (HAM) dan kasus lainnya. Hal itu diungkapkan Jaksa Agung RI, Abdurahman Saleh, SH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Abdus Samad, SH pada upacara bendera memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke 46 di halaman kantor Kejaksaan Negeri Sumenep, Sabtu pagi (22/07) Jaksa Agung Abdurrahman Saleh menuturkan, menyikapi fenomena itu, pada rencana pembangunan jangka panjang nasional tahun 2004-2009, sistem dan penyelidikan hukum memang perlu pembenahan kebijakan. Ia menerangkan, pembenahan itu pada intinya diarahkan pada kebijakan memperbaiki materi hukum, struktur kelembagaan dan kultur budaya hukum. Namun demikian menurut Abdurrahman Saleh, guna menunjang pembenahan dan sistem politik hukum itu, sasaran yang paling urgen yakni terciptanya sistem hukum naisonal yang adil, konsekwen, tidak diskriminatif dan terjaminnya konsekwensi peraturan perundang- undangan dari tingkat pusat dan daerah, serta tidak bertentangan dengan peraturan dan perundangan yang lebih tinggi. Bahkan dalam upaya memulihkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap hukum, kelembangan hukum harus beribawa dan professional. Sementara itu, seusai upacara bendera, Kejaksanan Negeri Sumenep melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pamolokan. Disamping itu, dalam mewarnai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tersebut, Kejaksanan Negeri Sumenep telah menggelar kegiatan donor darah dan makan bersama dengan abang becak, kerja bhakti, lomba catur, Istighotsah Qubra, jalan santai keluarga Kejaksaan, bhakti sosial ke Panti Asuhan dan lomba tumpeng. ( Yasik, Esha )