Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-06-2006
  • 717 Kali

KEKURANGAN BBM HARUS DIATUR DENGAN SEBAIK-BAIKNYA

Sumenep-Kominfo News Room : Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya di Kabupaten Sumenep agak berkurang, dikarenakan situasi, namun demikian kebutuhan BBM untuk masyarakat Madura dapat dikatakan cukup, sebab bilamana dirasa kurang akan ditambah, asalkan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan. Demikian tegas Ketua Tim Penanggulangan Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Kabupaten Sumenep, Kompol Sudariyanto, ketika menyampaikan hasil koordinasi Tim dengan Kepala Depo Camplong pada acara Rapat Pemgamanan Dampak Kelangkaan dan Penanggulangan BBM, di Ruang Rapat Graha Arya Wiraraja Lantai II Kantor Bupati Sumenep, Rabu 28/06. Terkait dengan hal tersebut, menurut Waka Polres Sumenep itu, pihaknya berupaya dengan melalui 3 Surat Edaran Bupati, masing-masing Surat Edaran Nomor Nomor 541/ 588/ 435.021/2006, tentang Himbauan Pelayanan BBM di SPBU, Surat Edaran Nomor 541/ 631/ 435.021/2006, tentang Penertiban Pedagang BBM Eceran, dan Surat Edaran Nomor 541/ 835/ 432.022/2006, tentang Pendistribusian BBM ke Wilayah Kepulauan Kabupaten Sumenep, yang akan diterapkan pada penjual BBM di SPBU maupun pada masyarakat. Ketika dikonfirmasi reporter News Room tentang kondisi dan situasi apa yang menyebabkan kurangnya pendistribusian, menurut Sudariyanto, pendistribusian BBM untuk Wilayah Indonesia berkurang, karena mendatangkan BBM dari luar negeri yang sudah barang tentu menyangkut dengan masalah anggaran dan sebagainya, sehingga yang terjadi stock BBM sangat terbatas, maka pendistribusian itu perlu kita atur sebaik mungkin, jangan sampai masyarakat kehabisan BBM dan tidak bisa melaksanakan kegiatan yang disebabkan kekurangan BBM. Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Iskandar Zulkarnain, MM mengharapkan, agar para pemilik SPBU dapat bekerja sama dengan baik dan tidak saling melempar tanggung jawab, dalam arti selektif dalam memberikan pelayanan, sehingga tidak ditemukan cela-cela penyimpangan, mengingat masih banyak ditemukan di depan SPBU menjual BBM, sementara di SPBU itu sendiri BBM kosong. ( Soek, Esha )