DPRD Sumenep News : Tahun Anggaran 2006 tampaknya membawa berkah bagi masyarakat Sumenep. Sebab berdasarkan perhitungan Panitia Anggaran DPRD, ditahun Tikus ini kekuatan APBD Tahun 2006 merupakan yang terbesar sepanjang sejarah. Bisa dibayangkan, kekuatan APBD tahun 2006 mencapai Rp. 729.242.060.738. Angka tersebut belum pernah dialami sebelumnya. “Kekuatan APBD Tahun Anggaran 2006 kali ini merupakan terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Sumenep,†ungkap juru bicara Panitia Anggaran Malik Efendi, SH kemarin (1/6), dalam Rapat Paripurna di ruang Garaha Paripurna DPRD. Berdasarkan laporan Panggar sebagaimana disampaikan Malik, angka yang cukup fantastis tersebut baru pertama kalinya dialami Kabupaten Sumenep. Besaran angka didasarkan pada perhitungan Belanja sebesar Rp. 680.702.060.847 ditambah Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 48.539.999.891. Pada kesempatan tersebut, Panitia Anggaran juga menyampaikan perhitungan selisih antara Pendapatan dan Belanja mengalami defisit. Pada sisi Pendapatan sebesar Rp. 544.242.060.738 dengan sisi Belanja sebesar Rp. 680.702.060.847 diperoleh angka defisit sebesar Rp 136.460.000.109. Sedangkan dari sudut pembiayaan yang meliputi perhitungan selisih Penerimaan dan Pengeluaran, diperoleh hasil surplus sebesar Rp. 136.460.000.109. Angka surplus tersebut perhitungan selisih antara jumlah Penerimaan sebesar Rp 185.000.000.000 dengan jumlah Pengeluaran sebesar Rp. 48.539.999.891. Sayangnya, besarnya kekuatan APBD tersebut tidak didukung oleh waktu yang memadai. Untuk kegiatan proyek pembangunan APBD tahun 2006, hanya memiliki rentang waktu 7 bulan, terhitung sejak Juni 2006. Untuk itu Panggar berharap segala bentuk persiapan pelaksanaan hendaknya sudah dilakukan. “Mengingat APBD Tahun 2006 memiliki waktui relatif pendek, yakni hanya 6 bulan, maka segala persiapan pelaksanaan hendaknya sudah dilakukan mulai sekarang, sehingga jika hasil konsultasi APBD nanti disetujui Gubernur, APBD tinggal running well dan penyerapan anggaran dapat dilakukan secara maksimal,†papar Malik.(Mam, Bagian Humas dan Publikasi)