News Room, Jum’at ( 22/07 ) Kekeringan air disejumlah Desa dan Kecamatan di Kabupaten Sumenep akibat kemarau yang cukup panjang akhir-akhir ini, belum bisa dilakukan bantuan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Sebab, meskipun diberitakan dibeberapa media adanya kekeringan di sejumlah tempat, namun hingga saat ini belum ada yang melaporkan secara resmi. Hal tersebut diakui Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Arif Santoso, SH ketika ditemui News Room, Jum’at (22/07) diruang kerjanya. Menurutnya, pihaknya menyarankan, apabila betul-betul terjadi kekeringan di suatu daerah, hendaknya melalui Kecamatan setempat melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Sumenep. “Dengan adanya laporan resmi yang diterima Pemerintah Kabupaten tersebut dapat ditindak lanjuti oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumenep sesuai petunjuk Bupati,”ujarnya. Sebenarnya, pada tahun-tahun sebelumnya sudah dilakukan bantuan air ke sejumlah daerah yang mengalami kesulitan air yang bekerjasama dengan PDAM Sumenep melalui dana tak terduga yang memang dapat dikeluarkan ketika terjadi kejadian emergensi seperti itu. Sedangkan di tahun 2010 lalu memang tidak dilakukan, karena curah hujan cukup lama. Karena itu, apabila ditahun 2011 ini kejadian kekeringan betul-betul terjadi, sebaiknya bisa segera dilaporkan melalui Kecamatan masing-masing. Selama ini yang sering terjadi kekurangan air diantaranya di Kecamatan Saronggi, Batang-batang, Batuputih, dan Pasongsongan. “Kami juga akan koordinasikan dengan Tim Tagana dimasing-mnasing Kecamatan khususnya didaerah yang sering terjadi kekeringan, bisa segera mendata dan melaporkan agar segera ditangani,”pungkasnya. ( Ren, Esha )