Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-07-2025
  • 852 Kali

Kejuaraan Pencak Silat Untuk Pembinaan Prestasi dan Pelestarian Budaya

Media Center, Jumat ( 18/07 ) Kejuaraan pencak silat merupakan bagian dari upaya pembinaan olahraga untuk meningkatkan prestasi daerah, sekaligus sebagai bentuk pelestarian budaya warisan leluhur bangsa Indonesia. 

“Kami mengharapkan melalui Kejuaraan Bupati Cup, mencetak bibit-bibit atlet silat berprestasi baik tingkat daerah, provinsi hingga nasional bahkan internasional,” kata Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim di sela-sela Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Sumenep Cup 4 antar pelajar se-Kabupaten Sumenep 2025, di GOR A. Yani Pangligur, Jumat (18/07/2025).

Pencak silat harus berkembang di Kabupaten Sumenep, karena tidak hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan jati diri daerah, sehingga pihak terkait penting melakukan pembinaan terukur, terarah dan berkelanjutan.

“Pencak silat memiliki peran penting sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di bidang olahraga, sekaligus sebagai pelestarian warisan budaya leluhur,” terangnya.

Pemerintah daerah mengadakan kejuaraan sebagai wujud komitmen, dalam mendukung olahraga tradisional dan mempererat persaudaraan antarpesilat, sehingga kegiatannya mampu mencetak bibit-bibit atlet silat berprestasi.

“Kami optimis dengan kompetisi yang sehat, Kabupaten Sumenep bisa melahirkan pesilat berprestasi hingga level nasional bahkan internasional. Karena itu, para pesilat untuk mengembangkan kemampuan diri agar tidak hanya juara di daerah saja,” ujarnya.

Kejuaraan pencak silat Bupati Sumenep Cup 4 antarpelajar se-Kabupaten Sumenep 2025 diikuti 274 atlet, perinciannya tingkat SD/MI sebanyak 116 atlet, SMP/MTs sebanyak 95 atlet dan tingkat SMA/MA sebanyak 63 atlet.

Para juara mendapatkan medali dan piagam penghargaan, sementara pesilat terbaik mendapatkan piala dan piagam penghargaan di masing-masing tingkatan (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA) serta uang pembinaan. Sedangkan juara umum memperoleh tropi dan piagam penghargaan di semua tingkatan, dengan menghitung perolehan terbanyak medali emasnya.

Kejuaraan pencak silat Bupati Sumenep Cup 4 antarpelajar se-Kabupaten Sumenep  berlangsung selama dua hari sejak 18 hingga 19 Juli 2025, di GOR KONI.  

“Para pesilat tidak hanya menunjukkan kemampuan teknik dan ketangkasan, tetapi  menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin  dan rasa hormat,” pungkas Wabup KH. Imam Haysim. ( Yasik, Fer )