Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-09-2016
  • 630 Kali

Kedatangan Jemaah Haji Kloter 1 Dipusatkan Di GOR A. Yani Sumenep

News Room, Jumat ( 16/09 ) Kedatangan jemaah haji asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1, akan dipusatkan di lapangan GOR A. Yani Pangligur Sumenep. Dijadwalkan jemaah haji itu akan tiba di Sumenep, pada Minggu (18/09) besok. 

Jamaah haji asal Sumenep tergabung dalam 3 Kloter, yakni kloter 1 sebanyak 444 dari sebelumnya 445 orang, Kloter 2 sebanyak 9 orang, dan Kloter 22 sebanyak 7 orang. 
Kloter 1 dan 2 dijadwalkan tiba di Surabaya pada Minggu (18/09), dan Kloter 22 pada 27 September 2016. 

"Jamaah haji yang tergabung dalam kloter 1 dan 2 memang dijadwalkan tiba di Surabaya pada Minggu (18/09). Tapi, waktu kedatangannya di Sumenep tidak bersamaan," kata Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Azis, Jumat (16/09). 

Sementara, armada yang disiapkan untuk menjemput jemaah haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya itu sebanyak 13, terdiri dari 11 bus, dan 2 bus mini. 

"Sebanyak 11 bus disiapkan untuk menjemput jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 1. Sedangkan 2 bus mini, masing-masing berkapasitas 16 orang, disiapkan untuk menjemput jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 2 dan 22,"terang Koordinator Panitia Pemulangan Haji 2016 Sumenep, Drs. H. Syahwan Effendi. 

Syahwan yang juga Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Sumenep itu mengungkapkan, penjemputan jamaah haji asal Sumenep, baik yang tergabung dalam kloter 1, 2, dan 22, akan dikawal oleh polisi. 

Sesuai hasil rapat koordinasi panitia, rencananya kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 1 akan diterima langsung oleh Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si. 

Sementara kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 2 dan 22 akan diterima oleh pimpinan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep. 

Jumlah jamaah haji di Kloter 1 memang berkurang dari semula 445 menjadi 444 orang, karena salah seorang dari mereka meninggal dunia di Mekkah, yakni Taharuddin bin Sahed (58), warga Desa Bilis Bilis, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. ( Nita, Esha )