News Room, Senin ( 20/10 ) Setelah melalui pembahasan bersama Panitia Anggaran (Panggar) DPRD dan Tim Anggaran Eksekutif menyepakati untuk melakukan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD 2008. Panitia Anggaran DPRD melalui juru bicaranya, H. Aries Sumantri dalam Sidang Paripurna laporan hasil rapat kerja Panitia Anggaran DPRD tentang Pembahasan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (P-PPAS) mengatakan, kesepakatan perubahan KUA tahun ini diantaranya pemenuhan dana pendamping, baik kegiatan pusat dan propinsi seperti, wislic, PNPM Pola Mandiri dan PNPM-P2KP. Penambahan dana kegiatan yang hanya sebesar 50 persen itu, yakni ADD, TPAPD, beasiswa SMA dan tunjangan guru swasta, dan perjalanan dinas yang diakibatkan dari dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kegiatan yang sifatnya mendesak dan berkepentingan langsung kepada masyarakat. Selian itu, kegiatan baru yang sangat mendesak dan prioritas bagi masyarakat, dengan catatan mendapat rekomendasi DPRD, seperti pembangunan Pasar Anom Baru pasca kebakaran dan pengadaan peralatan, perlengkapan baru yang mendesak bagi operasional rutinitas Satuan Unit Kerja (Satker). H. Aries Sumantri menyatakan, Panitia Anggaran dan Tim Anggaran juga sepakat menghapus pengadaan kendaraan roda dua dan empat, kecuali untuk pembelian pengadaan kendaraan operasional Camat. Panitia Anggaran dan Tim Anggaran menyetujui pelaksnaan pengadaan kendaraan operasional Camat dalam KUA tahun ini sebanyak 12 unit, dengan catatan, kendaraan operasional Camat yang lama didistribusikan ke sejumlah Satker sesuai kebutuhan. H. Aries Sumantri mengungkapkan, Panitia Anggaran dan Tim Anggaran juga meminta pimpinan Satker yang realisasi kegiatan anggaran tahun 2008 masih dibawah 50 persen untuk lebih mengoptimalkan sebelum jatuh tempo yang telah ditetapkan, yakni tanggal 15 Desember 2008 mendatang. Bahkan, program kegiatan bantuan lumbung pangan supaya lebih diefektifkan, dan pihaknya menyarankan berbentuk hibah dalam upaya mengurangi angka kemiskinan. ( Yasik, Esha )