Sumenep-Kominfo News Room : Kegiatan Jum’at bersih merupakan titik awal untuk menggalakkan kembali program bidang kebersihan kota dan lingkungan hidup. Plt Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Ir. Abdul Mutallib, Faradj mengatakan, pemerintah daerah meresmikan kegiatan Jum’at bersih itu tidak lain sebagai upaya menggugah dan mengajak masyarakat, agar peduli terhadap kebersihan lingkungan dan menjadikannya lingkungan hidup itu sebagai kebutuhan hidup masyarakat, apalagi masyarakat Sumenep mayoritas beragama muslim yang mengerti bahwa kebersihan itu merupakan sebagian dari iman. Salah satu problema dari kebersihan lingkungan yang kini menjadi persoalan nasional itu lanjut Abdul Mutallib, yakni persoalan sampah, dan indikasinya dalam waktu dekat ini pemerintah dan DPR akan menerbitkan Undang-Undang tentang persampahan. Jadi pihaknya sangat menyayangkan jika kegiatan Jum’at bersih itu berorienrtasi untuk merebut penghargaan Adipura saja. Abdul Mutallib menambahkan, program jangka panjang dari kegiatan tersebut untuk menjaga kebersihan lingkungan, lembaganya merencanakan untuk ada tempat khusus yang mengelola sampah organik (sampah basah) dan sampah non organik, bahkan untuk sampah kering dapat didaur ulang. ( Yasik, Esha )