Media Center, Rabu ( 16/08 ) Bupati
Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengukuhkan Pasukan Pengibar
Bendera Merah Putih (Paskibraka) peringatan hari Kemerdekaan RI Ke 72
Tahun 2017, bertempat di Pendopo Agung, Selasa malam (15/08).
Bupati
mengatakan, pengibaran bendera merah putih setiap tanggal 17 Agustus
memiliki pesan simbolik perjuangan yang begitu luar biasa, yakni
perjuangan Bangsa Indonesia lepas dari imperialisme 72 tahun silam.
Perjuangan itu sesungguhnya begitu berat, perjuangan yang tidak hanya
mengorbankan jiwa raga pejuang, namun juga masa depan bangsa.
“Sejarah
perjuangan yang berat itu, jangan pernah disia-siakan oleh kita saat
ini, untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. Jika dahulu kita
melukis cita, saat ini kita harus mengukir karya.”kata Bupati.
Bupati menyatakan, sejarah perjuangan kemerdekaan, tidak lepas dari peran kaum muda.
Sejarah
mencatat, bahwa setiap fase menuju kemerdekaan bangsa ini, tidak lepas
pula dari peran kaum muda. Berdirinya Budi Utomo tahun 1908 sebagai
cikal bakal kebangkitan bangsa, karena diprakarsai kaum muda terdidik,
seperti dr. Soetomo. Sumpah Pemuda tahun 1928, berkat perjuangan kaum
muda untuk mewujudkan suatu gerakan kebangsaan melalui sumpah pemuda.
“Saya
berharap kaum muda di Sumenep khususnya pengibar bendera merah putih,
siapkan diri kalian sebagai calon-calon pemimpin masa depan
bangsa.”tegasnya.
Bupati menambahkan, sebagai generasi bangsa kaum
pemuda di Sumenep untuk senantiasa menanamkan semangat cinta tanah air,
bahkan menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI) dari rongrongan pihak manapun, yang menginginkan perpecahan di
tengah-tengah masyarakat.
“Saya mengajak kaum pemuda di bumi Sumekar
ini, untuk menanamkan semangat cinta tanah air, rela berkorban dan
semangat untuk mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika
dan NKRI sampai kapanpun,”pungkas Bupati. ( Yasik, Esha )