Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-07-2007
  • 546 Kali

Kasus Dipteri Telan 2 Korban Jiwa

Sumenep-Kominfo News Room : Setelah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB) terkait kasus penyakit dipteri semacam gangguan pernafasan yang menyerang masyarakat Sumenep, maka jumlah penderita yang sebelumnya menyerang 4 orang, saat ini bertambah menjadi 8 orang, bahkan dari jumlah tersebut penyakit dipteri menelan 2 korban jiwa. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Syamsu Hadi Widjojo menuturkan, berdasarkan data yang ada sejak 2004 hingga 2007, sudah ada 27 kasus dipteri dan 11 diantaranya meninggal dunia, yakni untuk tahun 2004 terdapat 13 kasus dan 6 meninggal dunia, kemudian 2006 ada 6 kasus, 3 meninggal dunia dan tahun 2007 terdapat 8 kasus, 2 meninggal dunia. dr. Syamsu Hadi menerangkan, untuk mengantisipasi semakin mewabahnya penyakit dipteri tersebut, pihaknya berencana akan melakukan imunisasi ulang terhadap anak-anak yang berada di daerah endemis penyakit membahayakan tersebut, dengan secepatnya menggelar koordinasi dengan tingkat Propinsi Jawa Timur. Lebih lanjut dr. Syamsu Hadi Widjojo menjelaskan, dari 8 kasus dipteri itu, 5 kasus terdapat di Kecamatan Batang-batang dengan 1 korban meninggal dunia, yakni di Desa Legung Timur, sedangkan 3 kasus lainnya menyebar di Kecamatan Kota Sumenep, Manding dan Gapura dengan data 1 meninggal dunia di Desa Gapura Timur. dr. Syamsu menambahkan, dengan melihat semakin bertambahnya angka kematian dari penyakit dipteri itu, pihaknya meminta kepada masyarakat, supaya tidak segan-segan memberikan imunisasi kepada buah hatinya. Karena, sesuai dengan pantauan yang dilakukannya, penyebab dari tingginya penderita maupun angka kematian akibat dipteri tersebut, yakni minimnya imunisasi yang diberikan orang tua kepada anaknya.( Nita, Esha )