News Room, Sabtu ( 24/08 ) Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Timur, wilayah Kabupaten Sumenep yang memiliki 27 Kecamatan, terdiri dari 18 Kecamatan daratan dan 9 Kecamatan kepulauan, mendapat perhatian khusus dari pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Unggung Cahyono, Sabtu (24/08) sore, secara resmi mengunjungi Polres Sumenep, guna memantau pengamanan Pilgub. Bahkan, untuk memastikan pelaksanaan Pilgub berjalan kondusif, Polda Jatim menyiapkan helikopter guna memantau hari “H”, khusus kepulauan di Kabupaten Sumenep. “Pada Pilgub Jatim ini, Sumenep memang menjadi pusat perhatian. Karena memiliki pulau-pulau yang sulit disinggahi kapal. Kita punya heli, kalau ternyata nanti terjadi kesulitan pengamanan utamanya hari “H” di pulau, kita akan back up helikoplter,”tandas Kapolda. Selain itu, Polda Jatim juga memperbantukan 2 pleton anggota Brimob ke Polres Sumenep. “Mereka akan standby di Polres Sumenep, guna membantu pengamanan ketika pelaksanaan Pilgub Jatim,” terangnya. Kapolda meminta kepada seluruh personel Polres Sumenep, agar melaksanakan pengamanan Pilgub sebaik mungkin, dan tidak terlibat politik praktis. “Polri harus netral. Tidak boleh terlibat politik praktis pada Pilgub ini. Ciptakan rasa aman dikalangan masyarakat, agar Pemilukada berjalan aman dan lancar sesuai harapan,”ujarnya. Bahkan, Kapolda juga menginstruksikan jajaran Polres Sumenep supaya meningkatkan kewaspadaan menjelang pelaksanaan Pilgub Jatim, 29 Agustus 2013. “Kami instruksikan Polres Sumenep untuk melakukan razia tiap malam, dengan sasaran senjata api (senpi), senjata tajam (sajam) dan bahan peledak. Kita tidak boleh kecolongan terhadap tindakan negatif yang bisa menggagalkan jalannya Pilgub ini,”tegasnya. Usai memberikan arahan di Polres Sumenep, Kapolda Jatim melanjutkan shalat Ashar berjamaah di Masjid Agung Kota Sumenep. Sementara, 538 personil Polres Sumenep disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pilgub Jatim. Dan, 250 diantaranya dipersenjatai guna mengoptimalkan pengamanan. ( Nita, Esha )